Demokrat Sapu Bersih Pemilu Sela AS: Pukulan Telak Buat Donald Trump dan Republik

Editor: Henni Rachma Sari
Rabu, 4 November 2026 | 17:18 WIB
Demokrat Sapu Bersih Pemilu Sela AS: Pukulan Telak Buat Donald Trump dan Republik
Presiden Amerika Serikat DOnald Trump (Astakom / The Guardian)

astakom.com, Jakarta – Partai Demokrat mengukuhkan kemenangan telak dalam gelaran pemilu sela (midterm election) Amerika Serikat yang berlangsung Selasa (3/11). Hasil pemungutan suara ini membawa implikasi besar karena Demokrat sukses merebut kendali penuh dua majelis utama di Kongres AS, yakni Senat dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR AS).

Kemenangan mutlak ini sekaligus menjadi tamparan keras bagi Presiden Donald Trump bersama gerbong Partai Republik yang harus merelakan dominasi legislatif mereka tumbang.

Kuasai Senat dan DPR AS, Demokrat Siap Kunci Kebijakan Trump

Berdasarkan quick count terbaru New York Times hingga Rabu siang WIB, Demokrat telah mengamankan 52 kursi di Senat. Angka tersebut melampaui batas minimal 50 kursi yang dibutuhkan untuk menjadi mayoritas,sementara Republik tertahan di angka 40 kursi.

Kondisi serupa terjadi di majelis DPR AS, di mana Demokrat telah mengantongi 193 kursi berbanding 114 kursi milik Republik. Demokrat kini hanya memerlukan tambahan 25 kursi untuk mengunci batas aman 218 kursi demi menguasai penuh DPR AS.

Dominasi ganda di Kongres ini memberi wewenang penuh bagi Demokrat untuk memblokir berbagai agenda kebijakan Trump, sekaligus membuka peluang investigasi mendalam terhadap dugaan kasus korupsi di sisa dua tahun masa jabatannya.

Respons Trump: Janji Kooperatif Tapi Pamer Topi "VETO"

Menanggapi hasil pahit di pemilu sela ini, Trump mengklaim dirinya bersiap menerima kekalahan dan membuka ruang komunikasi politik dengan kubu oposisi.

"Saya benar-benar bersedia menerima hasil tersebut. Saya berjanji bekerja sama dengan Partai Demokrat," tutur Trump seperti dilansir dari AFP.

Namun, sikap manis tersebut tak bertahan lama. Tak berselang lama usai memberikan pernyataan resmi, pria berusia 80 tahun itu mengunggah foto topi bisbol berwarna merah dengan tulisan "VETO" di media sosial.Isyarat kuat ini menandakan bahwa Trump siap menggunakan hak veto presiden untuk membatalkan setiap rancangan undang-undang yang digolakkan oleh Partai Demokrat.

Tumbangnya Basis Kuat Republik di Kansas hingga Iowa

Keberhasilan Demokrat menguasai Senat tak lepas dari kejutan besar di sejumlah negara bagian basis utama Republik (red states). Di Kansas, pastur Methodis Adam Hamilton sukses menumbangkan senator petahana Republik, Roger Marshall. Kemenangan ini mencetak sejarah sebagai senator Demokrat pertama asal Kansas sejak 1932.

Pola serupa terjadi di Iowa, yang akhirnya kembali memilih senator dari Demokrat sejak 2008. Sapu bersih di basis lawan ini melengkapi rentetan kemenangan manis Demokrat di Texas, South Carolina, North Carolina dan Ohio.

Hasil pemilu sela ini menegaskan bahwa mayoritas pemilih memilih berpaling dari kandidat Republik,meskipun Trump telah turun gunung menggalang kampanye secara masif. (RaM)

Gen Z Takeaway

Kemenangan telak Partai Demokrat di Pemilu Sela AS beneran jadi plot twist politik paling panas yang bikin Donald Trump dan Partai Republik auto gigit jari (talk about a massive political comeback!). Berhasil merebut kendali Senat plus DPR AS sampai ngebobol basis pertahanan lawan di Kansas dan Iowa, Demokrat sekarang pegang kendali penuh buat fact-check serta memblokir kebijakan Trump, walau Trump sendiri udah kasih warning lewat unggahan topi "VETO" kalau perang regulasi di Capitol Hill baru aja dimulai.

Donald Trump Donald Trumps Presiden AS Donald Trump Pemilu Sela AS

Infografis

Terkini