Kimi Antonelli Kunci Gelar Juara Dunia F1 2026 di GP Meksiko

Penulis: A. Cuwantoro
Editor: Anri Syaiful
Senin, 2 November 2026 | 15:48 WIB
Kimi Antonelli Kunci Gelar Juara Dunia F1 2026 di GP Meksiko
Selebrasi Andrea Kimi Antonelli dan tim usai memastikan gelar juara dunia F1 2026 di GP Meksiko. [F1]

astakom.com, Jakarta — Pembalap Red Bull Racing, Max Verstappen, sukses memenangi balapan Formula 1 Grand Prix Meksiko 2026 yang berlangsung di Autódromo Hermanos Rodríguez, Senin (02/11/2026) dini hari WIB. Kendati Verstappen meraih kemenangan ketiganya musim ini, sorotan utama dunia motorsport tertuju penuh kepada pembalap muda Mercedes, Andrea Kimi Antonelli, yang resmi mengunci gelar Juara Dunia F1 2026 usai finis di podium ketiga.

Finis di peringkat ketiga sudah lebih dari cukup bagi pembalap sensasional asal Italia itu untuk mengumpulkan total 380 poin di puncak klasemen sementara. Dengan margin keunggulan yang mencapai 121 poin atas Lewis Hamilton di posisi kedua (259 poin), perolehan Antonelli secara matematis sudah tidak mungkin terkejar di empat seri tersisa musim ini.

Keberhasilan ini menorehkan tinta emas dalam buku sejarah Formula 1. Di usianya yang baru menginjak 20 tahun 68 hari, Antonelli resmi memecahkan rekor legendaris Sebastian Vettel sebagai juara dunia termuda sepanjang sejarah F1. Tak hanya itu, Antonelli juga menuntaskan dahaga panjang publik Negeri Piza selama 73 tahun dengan menjadi pembalap Italia ketiga yang meraih mahkota juara dunia, mengikuti jejak Giuseppe Farina (1950) serta Alberto Ascari (1952, 1953).

Drama lap pembuka, penalti Leclerc, dan kibaran bendera merah

Balapan di Autódromo Hermanos Rodríguez langsung memanas sesaat setelah lampu start padam. Lewis Hamilton yang memulai balapan dari pole position langsung disalip oleh rekan setimnya di Ferrari, Charles Leclerc, pada tikungan pembuka. Manuver tersebut dimanfaatkan dengan jeli oleh Max Verstappen yang menyodok ke urutan kedua dan memaksa Hamilton melorot ke peringkat ketiga, sementara Antonelli membayangi di posisi keempat.

Pada lap ke-13, pengawas balapan (stewards) mengonfirmasi bahwa aksi manuver Leclerc saat menyalip di lap awal menyalahi regulasi dan menjatuhkan hukuman penalti waktu lima detik. Pembalap asal Monako itu akhirnya masuk ke pit lane untuk menjalani sanksi tersebut pada lap ke-27. Verstappen yang masuk ke pit tak lama berselang berhasil kembali ke lintasan di depan Leclerc.

Strategi pit stop mengubah konstelasi posisi terdepan. Saat Hamilton masuk pit pada lap ke-29, Antonelli sempat mengambil alih pimpinan balap bersama rekan setimnya di Mercedes, George Russell, di urutan kedua. Komposisi kembali bergeser saat Russell masuk pit pada lap ke-34 untuk memberikan posisi kedua kepada Lando Norris, sebelum akhirnya Norris berganti masuk pit di lap ke-40.

Antonelli baru melakukan pergantian ban pada lap ke-44 dan kembali ke trek di urutan keempat. Tepat satu lap kemudian, balapan terpaksa dihentikan sementara lewat kibaran bendera merah (red flag) menyusul kecelakaan fatal yang dialami Valtteri Bottas hingga merusak pembatas sirkuit (barrier).

Manuver bersih menuju podium dan penobatan sang juara

Setelah proses evakuasi mobil Bottas dan perbaikan barrier rampung, balapan kembali dilanjutkan. Hamilton melancarkan manuver bersih untuk melewati Leclerc guna merebut posisi kedua, sementara Verstappen tetap kukuh mempertahankan posisi terdepan.

Melihat peluang terbuka di depan mata, Antonelli tampil agresif pada lap ke-48 dengan sukses menyalip Leclerc untuk mengamankan posisi podium ketiga. Ketegangan sempat kembali hadir pada lap ke-59 saat pembalap muda Arvid Lindblad menabrak dinding pembatas. Beruntung bagi para pembalap terdepan, stewards hanya memberlakukan bendera kuning dan mengerahkan safety car hingga putaran ke-63 sebelum balapan kembali berlangsung normal.

Di sisa putaran, Verstappen berhasil menjaga jarak aman dari kejaran Hamilton hingga garis finis untuk menyegel podium tertinggi GP Meksiko. Hamilton finis sebagai runner-up, disusul Antonelli di posisi ketiga yang disambut perayaan emosional di garasi Mercedes atas kepastian gelar juara dunia perdananya. (ACwan/aNs)

Gen Z Takeaway

Kimi Antonelli resmi bikin sejarah gila di Mexico City, rekor legendaris Sebastian Vettel akhirnya pecah juga! Baru umur 20 tahun 68 hari, pembalap muda Italia ini langsung mode clutch ngunci titel Juara Dunia F1 2026 dengan koleksi 380 poin pasca finis podium ketiga. Meski balapan sempat diwarnai drama penalti Leclerc, bendera merah crash Bottas, sampai safety car Lindblad, Antonelli tetap tenang nyalip lawan buat amanin P3 di belakang Max Verstappen dan Lewis Hamilton. Puasa gelar 73 tahun publik Italia sejak era Alberto Ascari resmi berakhir berkat bocah ajaib baru Mercedes!

F1 Kimi Antonelli F1 GP Meksiko 2026

Infografis

Terkini