Resmi Diluncurkan Presiden Prabowo, B50 di KM 57 Disambut Antusias Pengendara

Pewarta: Shintya
Editor: Anri Syaiful
Jumat, 10 Juli 2026 | 21:31 WIB
Resmi Diluncurkan Presiden Prabowo, B50 di KM 57 Disambut Antusias Pengendara
Resmi Diluncurkan Presiden Prabowo, B50 di KM 57 Disambut Antusias Pengendara [Tim Media Presiden]

astakom.com, Jakarta - Suasana Rest Area KM 57, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada Kamis, 9 Juli 2026, mendadak heboh beda sama vibes biasanya. 

Di tengah hilir mudik kendaraan yang mampir buat istirahat atau sekadar recharge bahan bakar, masyarakat malah salfok ke agenda Peluncuran B50 oleh Presiden Prabowo Subianto.

Inovasi baru ini pun langsung memicu beragam reaksi dari para pengguna jalan yang lagi mengantre di stasiun pengisian.

Di antara barisan antrean, ada Rafi, seorang pengguna mobil pribadi yang excited sama peluncuran B50 ini. Menurutnya, biodiesel yang punya kandungan energi nabati yang lebih tinggi ini jadi langkah real dari pemerintah buat menjaga bumi.

Lebih ramah lingkungan

“Saya rasa dengan adanya B50 ini jauh lebih ya go green lah ya kurang lebih seperti itu. Salah satu gerakan pemerintah untuk mengurangi polusi,” kata Rafi, dikutip oleh astakom.com pada Jumat (10/07/2026).

Selain faktor lingkungan, Rafi juga ngespill harapannya soal pasokan bahan bakar ini ke depannya. Soalnya, selama ini masyarakat masih sering struggle dan kesulitan buat dapetin solar di pasaran.

“Harapannya lebih, stok harusnya lebih melimpah ya. Jadi kadang-kadang saya juga kesulitan tuh sebelum adanya B50. Jadi seharusnya sih setelah ini B50 stabil lah untuk stok. Kalau untuk harga sih udah murah lah udah bagus,” Rafi menuturkan.

Nggak lupa, Rafi juga ngasih apresiasi ke pemerintah yang terus sat-set menghadirkan inovasi baru.

“Terima kasih untuk pemerintah yang sudah bekerja terus menerus melakukan inovasi setiap harinya untuk masyarakat, kepentingan kita semua, seperti itu,” katanya.

Mesin awet dan harga affordable

Mirip sama yang diharapkan Rafi,  seorang pedagang asal Ciamis bernama Oyo yang kerjanya menempuh perjalanan jarak jauh hampir tiap hari pengen standar Bahan Bakar untuk kendaraannya bagus dan lebih murah.

Soalnya urusan bujet BBM jadi komponen yang krusial banget buat kelangsungan usahanya.

“Ya mudah-mudahan ke depannya bisa lancar, lebih murah, di mesin bagus. Ya mudah-mudahan pemerintah ke masyarakat - BBM ya standar jangan naik terus biar enak di masyarakat,” kata Oyo.

First impression sopir truk dan pengendara mobil

Sementara itu, bagi Imron yang berprofesi sebagai sopir truk, momen hari itu adalah first time alias pengalaman pertamanya mencoba B50. Walau belum tahu pasti gimana efek instannya ke performa truknya, ia berharap besar bahan bakar ini ramah di kantong para pejuang logistik.

“Semoga lebih murah, jangan disamain sama biosolar. Karena ini kan B50 produksi dari sawit,” ujarnya.

Nggak mau ketinggalan, Vivi juga ngeshare pengalaman pertamanya. Selama ini, pilihan Vivi mentok di biosolar biasa karena opsi B50 memang belum ada. Ia menilai, kehadiran bahan bakar baru ini bakal keren banget kalau bisa bikin Indonesia lepas dari ketergantungan impor energi.

“Ya bagus sih kalau memang nggak usah impor lagi, supaya nanti berharap sih ke depannya bisa lebih murah, terus bagus buat mobil, buat mesin solarnya,” kata Vivi.

Harapan baru buat sektor transportasi dan logistik

Sudut pandang positif juga datang dari Riandi, yang sehari-harinya kerja di perusahaan travel. Ia melihat B50 sebagai inovasi yang bikin optimis, terutama buat sektor transportasi dan logistik. Menurutnya, biodiesel ini adalah strategi jitu buat memperkuat ketahanan energi nasional.

“Sangat bagus terutama untuk warga Indonesia yang menggunakan solar, sangat bagus sekali. Mudah-mudahan sih selalu berkembang biosolar, lebih murah, terus lebih bagus ke mesin terutama untuk penggunanya,” katanya. (Shnty/aNs)

Gen Z Takeaway

Peluncuran B50 di Rest Area KM 57 langsung jadi spotlight dan banyak pengendara kasih green flag buat inovasi ini. Mereka berharap B50 bikin stok solar lebih aman, harga tetap affordable, mesin tetap awet, sekaligus ngurangin impor energi. Vibes optimistis juga datang dari pelaku transportasi yang melihat B50 sebagai game changer buat ketahanan energi.

B50 Prabowo Prabowonomics Presiden Prabowo Mandatory B50

Infografis

Terkini