Presiden Prabowo Ungkap Keberhasilan B50 Hasil Kebijakan Estafet Lintas Presiden

Pewarta: Alfian Tegar
Editor: Anri Syaiful
Kamis, 9 Juli 2026 | 23:08 WIB
Presiden Prabowo Ungkap Keberhasilan B50 Hasil Kebijakan Estafet Lintas Presiden
Presiden Prabowo Subianto menghadir peluncuran BBM jenis biodiesel B50 di Rest Area 57 A, Tol Jakarta-Cikampek, Karawang, Jawa Barat, Kamis (09/07/2026). [Tim Media Presiden]

astakom.com, JakartaPresiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa memperkuat ketahanan energi nasional nggak bisa diraih lewat jalur instan.

Pencapaian mandatori B50 yang saat ini sukses digeber merupakan hasil kerja keras bersama (teamwork) yang dibangun secara berkelanjutan oleh pemerintahan dari era-era sebelumnya. Menurutnya, urusan kedaulatan energi ini adalah komitmen jangka panjang demi masa depan yang lebih sustainable.

Gagasan besar ini ternyata sudah started sejak tahun 2008 lalu, tepatnya pada masa pemerintahan Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Estafet perjuangan ini kemudian dilanjutkan secara konsisten di era Presiden Joko Widodo (Jokowi), hingga akhirnya kini diteruskan di bawah komando Presiden Prabowo.

"Bayangkan dari 2008 ya, itu pemerintah SBY. Dilanjutkan selama pemerintah Jokowi. Di ujungnya saya teruskan. Ibarat ini adalah estafet," ungkap Presiden Prabowo dalam sambutannya pada peluncuran Mandatori Biodiesel B50 di Rest Area KM 57, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Kamis (09/07/2026).

Hasil kolaborasi banyak pihak

Presiden Prabowo juga spill kalau capaian keren ini bukan hasil kerja satu orang atau satu kelompok aja, melainkan hasil collab epik dari banyak pihak.

Mulai dari jajaran kementerian, lembaga pemerintah, sampai para pemangku kepentingan (stakeholders) di sektor energi dan industri kelapa sawit semuanya ikut turun tangan buat merealisasikan agenda besar ini.

"Kita saling bekerja sama, teamwork. Menteri ini punya jasa, itu punya jasa. Kita tidak mungkin mencapai B50 tanpa dukungan banyak pihak," ucap Presiden.

Budaya politik yang positif

Ia mempertegas kalau program pengembangan biodiesel ini murni kebijakan strategis yang butuh proses panjang, bukan program yang mendadak lahir dalam satu periode pemerintahan saja.

Baginya, kesinambungan kebijakan adalah kunci utama (core memory) keberhasilan pembangunan nasional. Suatu program besar dinilai nggak bakal membuahkan hasil kalau pemerintahan berikutnya malah milih buat drop atau gak ngelanjutin legacy yang sudah ada.

Oleh karena itu, Presiden Prabowo mengajak seluruh elemen masyarakat buat lebih menghargai kontribusi para pemimpin terdahulu dan menyudahi budaya saling sikut, mencela, apalagi menyebarkan fitnah yang bikin suasana jadi toxic.

"Ada yang memilih jalan yang jahat, ada yang memilih jalan yang baik. Kita berada di jalan yang lurus, di atas jalan yang benar," tutur Presiden Prabowo Subianto. (aLf/aNs)

Gen Z Takeaway

Peluncuran B50 menunjukkan bahwa kebijakan strategis seperti ketahanan energi adalah hasil konsistensi lintas pemerintahan, bukan kerja satu periode atau satu pihak saja. Pesannya sederhana, pembangunan yang berkelanjutan membutuhkan kolaborasi, kesinambungan kebijakan, dan sikap saling menghargai agar manfaatnya benar-benar bisa dirasakan dalam jangka panjang.

Presiden Prabowo Prabowo Subianto B50 Biodiesel Karawang Jawa Barat Prabowonomics

Infografis

Terkini