POV Presiden Prabowo Minta Polisi-Militer-Jaksa Introspeksi: Bintangmu dan Sepatumu dari Rakyat!
astakom.com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto baru saja memberikan remind yang cukup menohok untuk seluruh aparatur negara, mulai dari birokrat, pejabat militer, kepolisian, sampai kejaksaan. Kepala Negara meminta mereka semua buat buru-buru introspeksi diri dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya kepada masyarakat.
"Saya minta kita introspeksi terutama para birokrat. Ini banyak birokrat di sini yang saya lihat ya. Birokrat introspeksi, kita semua introspeksi. Pejabat-pejabat militer dan polisi introspeksi," ucap Prabowo saat peresmian lima bendungan berpusat di Bendungan Meninting, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Jumat (10/07/2026), dalam siaran daring YouTube Sekretariat Presiden.
Pelayan masyarakat, bukan bos!
Dalam arahannya yang tegas, Presiden mengingatkan kalau aparatur negara itu sejatinya adalah pelayan masyarakat. Jadi, semua fasilitas mewah dan jabatan mentereng yang mereka pakai sekarang itu modalnya dari rakyat.
"Saudara adalah milik rakyat, bintangmu dari rakyat, sepatumu dari rakyat, topimu dari rakyat. Jangan pernah lupa itu. Kejaksaan demikian juga. Anda jaksa ya? Pakai bintang juga lho. Kau juga milik rakyat," tegas Presiden Prabowo sembari jari tangannya menunjuk ke depan.
Stop korup dan tipu-tipu, dengerin kemauan rakyat!
Kepala Negara juga meminta seluruh jajaran di pemerintahan, birokrasi, kementerian, hingga lembaga untuk segera berbenah. Intinya, jangan sampai denial dan melawan kehendak rakyat yang sudah muak dengan praktik korupsi dan aksi tipu-tipu dalam pemerintahan.
Presiden ke-8 RI menegaskan kalau masyarakat sama sekali nggak mau lagi melihat korupsi dibiarkan atau berbagai modus penipuan berlanjut dalam birokrasi.
"Kepada aparat negara, kepada petugas-petugas negara yang ada di pemerintahan, yang ada di birokrasi, di setiap kementerian, di setiap lembaga, marilah kita bersama-sama benahi diri, perbaiki diri," ujar Presiden Prabowo.
"Saya tidak mau lihat ke belakang, tapi saya mohon perbaiki diri, mawas diri. Jangan melawan kehendak rakyat. Rakyat tidak ingin korupsi dibiarkan, rakyat tidak ingin penipuan-penipuan dilanjutkan," tegasnya.
Hukum berlaku buat semua, nggak cuma yang berduit
Lebih lanjut, Presiden Prabowo menceritakan update berbagai capaian pemerintah dalam waktu singkat, meskipun harus menghadapi banyak tantangan, termasuk perlawanan dari para koruptor. Namun, Presiden memastikan penegakan hukum bakal terus jalan sesuai prosedur yang ada.
Bagi Presiden Prabowo, hukum harus ditegakkan secara adil dan merata, nggak boleh pandang bulu berdasarkan jabatan, kekuatan, atau seberapa tebal dompet seseorang.
"Kadang-kadang saya itu hadapi maling-maling koruptor itu rasanya itu, tapi harus sesuai prosedur hukum. Ya kita laksanakan, kita akan tegakkan hukum, dan hukum itu untuk semua, bukan untuk hanya orang kuat saja, bukan hanya untuk orang kaya saja," tukas Presiden Prabowo. (aNs)
Gen Z Takeaway
Presiden Prabowo baru aja ngasih reminder menohok bin real buat para birokrat, militer, polisi, sampe jaksa biar nggak usah sok bossy, karena semua jabatan, seragam mentereng, dan fasilitas mereka itu modalnya patungan dari rakyat alias diongkosini uang rakyat. Beliau nge-wanti-wanti mereka buat segera introspeksi, stop korupsi atau tipu-tipu yang bikin masyarakat muak, dan negegasin kalau penegakan hukum sekarang bakal digas adil buat semua kalangan—nggak mandang lu seberapa powerfull atau setebel apa dompet lu.









