Evaluasi Haji 2026: Kemenhaj Spill Rekomendasi Biar Musim Depan Makin Gacor!

Editor: Anri Syaiful
Sabtu, 4 Juli 2026 | 17:29 WIB
Evaluasi Haji 2026: Kemenhaj Spill Rekomendasi Biar Musim Depan Makin Gacor!
Evaluasi Haji 2026: Kemenhaj Spill Rekomendasi Biar Musim Depan Makin Gacor! [Dok. Kemenhaj]

astakom.com, Jakarta – Kementerian Haji dan Umrah baru aja menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji 1447 H/2026 M. Mengusung tema "Berbenah Tanpa Henti, Menghadirkan Layanan Haji yang Humanis, Profesional dan Adaptif," forum ini jadi langkah awal buat nge-godok arah kebijakan musim haji berikutnya. Intinya, ini momen konsolidasi sekaligus ngerumusin strategi besar biar layanan haji Indonesia makin next level dan humanis.

Sekjen Kemenhaj, Teguh Dwi Nugroho, negasin kalau semua hasil evaluasi selama musim haji 2026 bakal jadi fondasi krusial buat nyiapin operasional musim depan.

"Rakernas ini bukan sekadar forum evaluasi, tetapi ruang bersama untuk membangun ekosistem penyelenggaraan ibadah haji yang semakin kuat. Setiap tantangan yang kita temui, mulai dari tahap persiapan, operasional di Arab Saudi, hingga proses pemulangan jemaah, harus kita jadikan pelajaran untuk menghadirkan layanan yang semakin profesional, cepat, adaptif, dan humanis," ujar Teguh saat membuka Rakernas di Jakarta pada Sabtu (04/07/2026), dilansir laman resmi Kemenhaj.

Menurut Teguh, ngurusin haji itu kompleks banget karena melibatkan banyak pemangku kepentingan alias banyak plot twist-nya kalau nggak disiapin matang. Makanya, evaluasinya harus menyeluruh biar kebijakan yang dirilis bener-bener menjawab kebutuhan para jemaah.

3 fokus utama: no more ribet, utamakan kenyamanan jemaah

Rakernas kali ini fokus ke tiga sasaran utama yang penting banget, yaitu:

  • Identifikasi Masalah: Nyari tahu apa aja persoalan teknis maupun nonteknis pas operasional di Arab Saudi sampai fase pemulangan.
  • Ukur Capaian Target: Nge-review performa bidang akomodasi, transportasi, konsumsi, kesehatan, bimbingan ibadah, sampai layanan digital.
  • Rekomendasi Strategis: Menyusun blueprint perbaikan buat penyempurnaan haji di masa depan.

Pembahasannya bener-bener mencakup seluruh rantai layanan dari hulu ke hilir. Mulai dari pengelolaan kuota, pelunasan biaya (BPIH), bimbingan manasik, rekrutmen petugas, istitha'ah kesehatan, sampai implementasi layanan Nusuk. Nggak ketinggalan, urusan Embarkasi/Debarkasi, hotel, katering, transportasi di Arab Saudi, fase puncak haji, evaluasi layanan syarikah, hingga transformasi digital lewat Siskohat, Siskohatkes, dan Kawal Haji juga ikut dibahas. Malah, penguatan kelembagaan, regulasi, SDM, dan koordinasi antar-kementerian juga ikut di-up.

Ratusan petugas kumpul, ada agenda retreat biar makin solid!

Nggak tanggung-tanggung, ada sekitar 967 peserta yang ikutan agenda ini. Mereka kumpul di Asrama Haji Kelas I dan Lapangan Galaxy Makodam Jaya, Halim, Jakarta Timur. Para peserta ini bisa dibilang ujung tombak pelayanan haji, mulai dari internal Kementerian Haji pusat, kanwil provinsi, kantor kabupaten/kota, sampai pengelola asrama haji seluruh Indonesia.

Selama Rakernas, mereka dengerin paparan kebijakan, diskusi kelompok, tanya jawab, sampai ngerumusin rekomendasi. Narasumber yang dihadirin juga nggak main-main, ada Menhaj, Wamenhaj, Ketua Komisi VIII DPR RI, Anggota V BPK RI, para dirjen, Inspektur Jenderal, Ombudsman RI, sampai Staf Teknis Haji KJRI Jeddah.

Biar makin bonding dan nggak kaku, Rakernas ini juga diisi kegiatan retreat yang didampingi langsung oleh instruktur dari TNI dan Polri. Tujuannya biar kepemimpinan, soliditas, disiplin, dan kolaborasi antarpetugas makin kuat.

"Transformasi penyelenggaraan ibadah haji tidak cukup dilakukan melalui perubahan sistem semata. Yang lebih penting adalah membangun budaya kerja yang kolaboratif, responsif, dan berorientasi pada kepentingan jemaah. Dari Rakernas inilah kita ingin melahirkan rekomendasi yang implementatif sehingga pelayanan haji Indonesia terus meningkat dari tahun ke tahun," tutup Teguh.

Lewat Rakernas Evaluasi Haji 2026 ini, output yang diharapkan adalah lahirnya rekomendasi strategis yang mantap buat memperkuat tata kelola haji nasional. Langkah ini bakal jadi pijakan Kemenhaj buat ngasih pelayanan yang aman, nyaman, profesional, dan humanis buat seluruh jemaah Indonesia. (aNs)

Gen Z Takeaway

Kemenhaj baru aja nge-godok strategi biar pelayanan haji musim depan makin gacor dan next level lewat Rakernas Evaluasi Haji 2026 di Jakarta. Mereka benar-benar nge-review semua lini dari hulu ke hilir—mulai dari kuota, hotel, katering, sampai urusan digitalisasi—biar nggak ada lagi plot twist ribet yang bikin jemaah repot. Nggak tanggung-tanggung, sekitar 967 petugas garda terdepan juga ikutan retreat bareng TNI/Polri biar makin solid, bonding, dan bisa ngasih pelayanan yang aman, nyaman, sekaligus humanis tanpa gimmick! 

Evaluasi Haji 2026 Haji 2026 Kemenhaj Rakernas Evaluasi Haji 2026

Infografis

Terkini