Presiden Prabowo Perkuat Circle Global Lewat Diplomasi Sama Thaksin Shinawatra
astakom.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan mantan Perdana Menteri Thailand Thaksin Shinawatra di kediaman pribadinya di Kertanegara, Jakarta, Rabu (08/07/2026) malam.
Momen ini bukan sekadar dinner atau silaturahmi biasa. Di tengah situasi geopolitik yang bergerak makin dinamis, pertemuan itu dinilai jadi bagian dari strategi Indonesia buat keep in touch sama para tokoh berpengaruh dunia sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas, mulai dari ekonomi, investasi, sampai isu-isu strategis kawasan.
"Setelah melepas keberangkatan Perdana Menteri India, Narendra Modi, di Bandara Yogyakarta International Airport, Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Perdana Menteri Thailand periode 2001-2006, Thaksin Shinawatra, beserta keluarga di kediaman pribadi Presiden di Kertanegara, pada Rabu Malam, 8 Juli 2026," kata Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulisnya dikutip oleh astakom.com pada Kamis (09/07/2026).
Diskusi perkembangan situasi global
Di Kertanegara, suasana berlangsung hangat dan penuh keakraban. Pertemuan itu dihadiri juga sama putri Thaksin, Paetongtarn Shinawatra, yang pernah menjabat sebagai Perdana Menteri Thailand periode 2024–2025.
Seskab Teddy bilang, chemistry kedua tokoh terlihat hangat. Selain mempererat hubungan personal yang udah terjalin lama, momen ini dimanfaatkan keduanya untuk berdiskusi soal berbagai perkembangan global yang sedang jadi perhatian.
"Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban itu menjadi momentum untuk mempererat persahabatan yang telah terjalin lama. Dalam suasana santai, Bapak Presiden dan Thaksin juga bertukar pandangan mengenai berbagai perkembangan strategis global serta dinamika kawasan," kata Seskab Teddy.
Thaksin sebagai anggota Dewan Penasihat Danantara.
Pertemuan ini juga punya value strategis tersendiri. Lantaran Thaksin kini ikut berkontribusi bagi Indonesia sebagai anggota Dewan Penasihat Danantara. Kehadirannya menunjukan bahwa hubungan Indonesia dengan tokoh-tokoh internasional tak hanya terjalin lewat jalur diplomasi formal, tetapi juga melalui kolaborasi di bidang investasi dan pembangunan ekonomi.
Belakangan, Danantara memang mendapat peran yang semakin besar dalam berbagai proyek strategis nasional, termasuk investasi dan pengembangan sektor-sektor prioritas. Kehadiran Thaksin sebagai penasihat menjadi salah satu bentuk penguatan jejaring internasional yang diharapkan bisa memberi nilai tambah bagi pengembangan investasi Indonesia.
Relasi kuat, potensi kerja sama kuat
Pemerintah pun menegaskan bahwa pendekatan diplomasi yang lebih personal seperti ini akan terus diperkuat sebagai bagian dari strategi memperluas kerja sama internasional di tengah persaingan global yang makin kompetitif.
"Melalui pertemuan-pertemuan seperti ini, Pemerintah Indonesia terus memperkuat jejaring persahabatan dan komunikasi dengan para pemimpin serta tokoh dunia sebagai bagian dari upaya memperluas kerja sama dan memperkokoh posisi Indonesia di tengah dinamika global," ucap Seskab Teddy.
Dengan rangkaian agenda internasional yang padat dalam beberapa hari terakhir, menunjukkan bahwa Indonesia terus membangun engagement dengan berbagai negara dan tokoh dunia. Harapannya, hubungan yang makin solid itu bisa membuka lebih banyak peluang investasi, memperkuat kerja sama strategis, sekaligus mengangkat posisi Indonesia sebagai salah satu pemain penting di kawasan maupun level global. (Shnty/aNs)
Gen Z Takeaway
Prabowo lagi gaspol expand global network. Abis ketemu Modi, malamnya lanjut catch up bareng Thaksin buat bahas isu strategis, investasi, sampai peluang kolaborasi ke depan. Vibes-nya santai, tapi impact-nya gede karena Indonesia lagi level up hubungan internasasional lewat jalur diplomasi yang lebih personal.








