Era Presiden Prabowo: Swasembada, Surplus 8 Komoditas, Cadangan Beras Menguat dalam 2 Tahun
Era Presiden Prabowo mencatat surplus 8 komoditas pangan sebesar 4,69 juta ton dan rekor pengadaan beras Bulog 4,13 juta ton hingga Oktober 2026.
Era Presiden Prabowo mencatat surplus 8 komoditas pangan sebesar 4,69 juta ton dan rekor pengadaan beras Bulog 4,13 juta ton hingga Oktober 2026.
Presiden Prabowo tegaskan pemerintah bakal lindungi investor dan lanjutkan hilirisasi. Ekspor perdana baterai EV jadi bukti nyata kebijakan ini.
Presiden Prabowo resmikan 11 proyek hilirisasi senilai Rp180 triliun di Maluku Utara, termasuk ekspor perdana baterai kendaraan listrik.
Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi resmi dibentuk. Bahlil merangkap Menko dan Menteri ESDM untuk memperkuat koordinasi hilirisasi dan energi bersih.
Perpres 82/2026 resmi diteken, jadi dasar percepatan Kopdes Merah Putih. Pemerintah siapkan pasokan, manajer, hingga sistem operasional.
Pemerintah gaspol perkuat industri TPT lewat pembenahan bahan baku, impor ilegal, pembiayaan, tax holiday, dan integrasi hulu-hilir.
Presiden Prabowo minta IEU-CEPA gercep dituntaskan. Perjanjian ini ditargetkan rampung 2026 dan mulai berlaku awal 2027 untuk dorong ekspor RI.
Presiden Prabowo tegaskan Indonesia harus mandiri soal pangan dan energi, dari stok pangan hingga produksi solar dalam negeri berbasis sawit.
Presiden Prabowo spill rencana bikin bensin dari batu bara setelah Indonesia sukses mandiri solar lewat B50 dan berhenti impor solar sejak 1 Juli 2026.
Presiden Prabowo minta DEN gaspol E20-E50, optimalkan sumur migas dan kelola 45.000 sumur rakyat demi tekan impor BBM dan perkuat ketahanan energi.