LIPSUS: Harkitnas 2026 dan Momen Tandang Presiden Prabowo di Sidang Paripurna DPR RI

Editor: AR Purba
Senin, 25 Mei 2026 | 20:29 WIB
LIPSUS: Harkitnas 2026 dan Momen Tandang Presiden Prabowo di Sidang Paripurna DPR RI
Kegiatan paparan pidato Presiden yang kebetulan bertepatan dengan hari kebangkitan nasional 20 Mei 20926 ini memang muncul dari inisiatif Presiden Prabowo.

astakom.com, Liputan khusus- Kehadiran langsung Presiden Prabowo Subianto dan memberikan pidato dalam Sidang Paripurna DPR RI 20 Mei 2026  bertepatan peringatan Hari Kebangkitan Nasional (HARKITNAS 2026) belum lama ini betul-betul diluar kebiasaan. 

Bahkan Presiden Prabowo tandang ke gedung DPR sejak pagi hari. Tiba pukul 09.20 WIB didampingi oleh Wapres Gibran Rakabuming Raka.

Pantauan tim redaksi astakom.com, turut mendampingi Presiden Prabowo juga para pimpinan lembaga tinggi negara dari unsur eksekutif; Ketua Mahkamah Agung, Ketua BPK RI, Ketua Mahkamah Konstitusi dan jajaran pimpinan lembaga/badan bidang ekonomi dan keuangan pemerintah

Kebiasaan sebelumnya, Presiden Republik Indonesia hanya menyampaikan pidato satu kali dalam setahun di hadapan peserta sidang DPR/MPR setiap tanggal 15-16 Agustus atau bertepatan dengan jelang peringatan hari kemerdekaan Indonesia.

Kehadiran langsung Presiden memecah tradisi

Yang menarik, menurut Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dikutip astakom.com pada Rabu (20/05/2026)  menyampaikan, bahwa kegiatan paparan pidato Presiden yang kebetulan bertepatan dengan hari kebangkitan nasional 20 Mei 20926 lalu itu memang muncul dari inisiatif Presiden Prabowo sendiri.

Keterangan mensesneg tersebut sejalan dengan kutipan Presiden prabowo saat memulai pidatonya siang itu. Beliau menyampaikan bahwa ia sengaja meminta waktu untuk berdiri langsung di hadapan anggota DPR guna memaparkan arah ekonomi negara kedepan secara mandiri.

SIkap kesatria sekaligus  Keterbukaan Presiden Prabowo ini dianggap banyak pihak sebagai langkah yang memecah tradisi tahun-tahun sebelumnya. Kebiasaanya, yang sudah-sudah, kondisi fiskal negara dan arah kebijakan makro ekonomi nasional selalu diwakili oleh Menteri Keuangan seperti Sri Mulyani.

Lalu apa saja poin-poin penting dalam paparan Pidato Presiden Prabowo  yang dihadiri 451 orang anggota DPR dan disiarkan langsung ke seluruh wilayah Indonesia tadi, mari kita simak dalam edisi catatan liputan khusus pekan ini Senin (25/05/2026)

Blak-blakan Presiden Prabowo

Praktik curang ekspor-impor yang selama ini cuma jadi “bisik-bisik industri” juga dibongkar terang-terangan Presiden Prabowo Subianto dengan lantang di hadapan hampir 500-an anggota DPR RI.

Masih mengutip bagian pidato Presiden Prabowo dalam sidang paripurna DPR (20/05/2026), diduga selama ini Indonesia kehilangan 'harta karun' ekspor-import minerba mencapai Rp15.400 triliun akibat manipulasi perdagangan yang berlangsung puluhan tahun. 

Nilai tersebut nggak main-main, setara ratusan miliar dolar AS yang harusnya bisa dipakai buat ngebut pembangunan nasional.

Presiden Prabowo menyebut modus yang dipakai meliputi under-invoicing, under-counting, sampai transfer pricing.

Praktik-praktik dalam modus perdagangan diatas tadi lantas bikin nilai ekspor yang dilaporkan di dalam negeri jadi lebih kecil dari angka aslinya.

“Selama 34 tahun apa yang terjadi? Yang terjadi adalah apa yang disebut under-invoicing. Under-invoicing sebenarnya fraud atau penipuan,” kata Presiden Prabowo di pidato Rapat Paripurna DPR terkait KEM dan PPKF RAPBN 2027, dikutip oleh astakom.com pada Kamis (21/05/2026).

Praktik culas ekspor-import bikin negara zonk!

Semakin telanjang, masih dalam rangkaian materi Pidato Presiden Prabowo mengurai detail modus penggelapan pendapatsan devisa ekspor-import Indonesia dilakukan lewat perusahaan luar negeri yang masih terafiliasi dengan pelaku usaha di Indonesia.

Barang dijual ke perusahaan sendiri di luar negeri dengan harga jauh lebih murah di atas kertas, padahal harga real-nya lebih tinggi. Efek dominonya bikin pemasukan negara ikut zonk karena nilai ekspor dan pajak jadi kelihatan lebih kecil. “Yang dijual oleh pengusaha-pengusaha tidak dilaporkan yang sebenarnya. Banyak di antara mereka membuat perusahaan di luar negeri. Dia jual dari perusahaan dia di dalam negeri ke perusahaan dia di luar negeri yang harganya jauh di bawah harga yang sebenarnya,” kata Presiden Prabowo. Menurutnya, manipulasi model tadi mungkin saja bisa “dimainin” di dalam negeri, tapi nggak bisa ngibul di negara tujuan, karena semua transaksi tetap tercatat. Presiden Prabowo bahkan ngasih contoh pengiriman batu bara yang jumlahnya dilaporkan lebih sedikit dari kondisi sebenarnya. “Kita bisa bohong, di pelabuhan Indonesia kita kirim 10.000 ton batu bara. Yang dilaporkan hanya 5.000 ton. Bisa di Indonesia, (tapi) di sana tidak bisa, di sana dicatat,” tegasnya.

Orang nomor satu di Indonesia juga bilang praktik ini nggak cuma terjadi di satu sektor, tapi nyebar ke berbagai komoditas strategis mulai dari kelapa sawit, batu bara, sampai paduan besi. Ia menyebut manipulasi dokumen ekspor itu sebagai “penipuan di atas kertas” yang bikin kekayaan negara perlahan bocor selama puluhan tahun.

Libatkan DPR kejar target pertumbuhan ekonomi nasional

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menargetkan ​Tahun 2027 "Pemerintah mematok target pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di kisaran 5,8% hingga 6,5%" ucap Presiden dikutip dari siaran langsung tV Parlemen hari ini Selasa (20/05/2026)

Sementara sampai dengan ​Tahun 2029 kedepan, berdasarkan data-data yang sedang digodok oleh tim ekonomi, Pemerintah tetap mengincar capaian optimistis. Target pertumbuhan ekonomi hingga 8%.

Presiden Prabowo Subianto menghadiri Sidang Paripurna ke-19 DPR, masa persidangan V tahun sidang 2025-2026, di Ruang Rapat Paripurna, Gedung Nusantara, Jakarta, Rabu (20/5). [Tim Media Presiden]

​Dari isi asumsi dasar ekonomi makro lainnya, Presiden prabowo juga menyinggung soal daya tahan Rupiah tyerhadap dollar. Presideen Prabowo memaparkan, ditengah konstalasi global yang masih unpredictable, ​nilai tukar rupiah dipatok berada di kisaran Rp16.800 hingga Rp17.500 per dolar AS.

​DIhadapan anggota DPR, Presiden Prabowo bersama pemerintahanya berjanji untuk  tetap menajaga inflasi tetap stabil dalam kisaran kendali 1,5% hingga 3,5%.

​PIdato Presiden Prabowo juga menyinggung prediski harga minyak mentah Indonesia (ICP) serta target lifting minyak dalam negeri di tahun-tahun kedepan,

Untuk ICP atau harga minyak dalam negeri diperkirakan berkisar US$ 70 - 95 per barel. Sementara target lifting minyak mentah dalam negeri berada di angka 602.000 hingga 615.000 barel per hari.

​Postur fiskal & pendapatan negara

​Menyinggung pendapatan negara atau APBN, dalam Pidato Presiden Prabowo memaparkan langklah-langkah optimis dalam mengantisipasi batas toleransi defisit neraca APBN. Pemerintah menargetkan rasio pendapatan negara sebesar 12,4% dari PDB.​Presiden Prabowo bersama pemerintahanya memastikan kebijakan fiskal atau pengelolaan keuangan negara akan  dirancang secara pruden.

​"APBN adalah wujud dari alat perjuangan kita sebagai bangsa. APBN adalah alat untuk melindungi rakyat. Alat untuk memperkokoh dasar-dasar dan sendi-sendi ekonomi bangsa. Alat untuk memastikan setiap warga negara dapat hidup lebih sejahtera" Presideen Prabowo" ucap presiden prabowo dikutip astakom.com pada Rabu (20/05/2026) (aRsp)

Gen Z Takeaway

“Bukan cuma pidato seremonial, tapi sinyal perang terbuka terhadap kebocoran ekonomi negara. Bagi Gen Z yang smart literatur, tulisan ini juga sebagai sinyal, Ketika pemimpin berani bicara blak-blakan soal kebocoran negara, publik mulai percaya bahwa perubahan memang sedang diupayakan.”

Presiden Prabowo Sidang Paripurna DPR Hari Kebangkitan Nasional HARKITNAS 2026

Infografis

Terkini