BGN Rangkul Yonif 804 Buat Perkuat Ketahanan Pangan dan Dorong Ekonomi Lokal di Nabire
astakom.com, Jakarta — Badan Gizi Nasional (BGN) baru saja melakukan langkah big brain dengan menggandeng Yonif TP 804/Dharma Bhakti Asasta Yuddha (DBAY) di Nabire, Papua Tengah.
Kolaborasi ini bukan sekadar gimmick, melainkan aksi nyata untuk memperkuat hilirisasi pangan demi menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang jadi agenda utama pemerintah.
Koordinator Wilayah BGN Nabire, Marcell Asyerem, menyebut sinergi ini sebagai game changer untuk memastikan ketersediaan pangan bagi anak-anak di wilayah timur Indonesia.
“Hilirisasi pangan di Nabire bukan lagi sekadar narasi, melainkan aksi. Kita memastikan bahwa apa yang ditanam di tanah ini, dinikmati oleh anak-anak kita dalam bentuk nutrisi terbaik,” ungkap Marcell, Kamis (14/05/2026).
Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo
Marcell juga jelasin kolaborasi ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, untuk mempercepat ketahanan pangan tanpa harus terus-menerus mengandalkan pasokan dari luar daerah yang seringkali bikin anxiety karena distribusi yang tidak stabil.
Peran Yonif TP 804 kini naik level menjadi pusat produksi pangan hulu yang terintegrasi langsung dengan dapur MBG.
BGN bahkan sudah melakukan check-on-the-spot ke berbagai kawasan produktif, mulai dari sektor pertanian hingga perikanan, untuk memastikan semua prosesnya tetap on track dan berkualitas tinggi bagi masyarakat setempat.
“Unit ini mampu menyediakan sayur-mayur, sumber karbohidrat, hingga protein hewani yang menjadi komponen utama pemenuhan gizi masyarakat,” tutur Marcell.
Support system ekonomi lokal
Nggak cuma soal urusan perut, proyek ini juga menjadi support system bagi ekonomi lokal melalui pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.
Strategi ini diharapkan bisa menekan ketergantungan pangan dari luar daerah, sehingga stabilitas pangan di Papua Tengah tetap terjaga dan nggak gampang shaking saat terjadi kendala logistik.
“Sinergi ini tidak hanya soal pemenuhan gizi, tetapi juga membangun kemandirian ekonomi masyarakat melalui sistem pangan yang terintegrasi,” ujar Marcell.
Saat ini, BGN Nabire sudah memiliki 14 Satuan Pelayanan Gizi (SPPG) yang siap melayani kebutuhan nutrisi anak sekolah dan kelompok 3B (Ibu Hamil, Menyusui, dan Balita).
Dengan infrastruktur yang sudah ready ini, BGN optimistis kualitas gizi warga Papua Tengah akan semakin meningkat lewat pengelolaan sumber daya lokal yang benar-benar top notch. (aLf/aNs)
Gen Z Takeaway
Kolaborasi BGN dan Yonif TP 804 DBAY di Nabire menunjukkan kalau program MBG bukan cuma soal distribusi makanan, tapi juga membangun kemandirian pangan lokal. Dengan produksi pangan yang langsung terhubung ke dapur MBG, kebutuhan gizi anak sekolah dan kelompok rentan di Papua Tengah diharapkan lebih stabil sekaligus ikut menggerakkan ekonomi masyarakat setempat.













