INFOGRAFIS : Misi Efisiensi Presiden Prabowo

Editor: Infografis
Rabu, 25 Maret 2026 | 09:19 WIB
INFOGRAFIS : Misi Efisiensi Presiden Prabowo

astakom.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menjelaskan bahwa kebijakan pemangkasan atau efisiensi anggaran dilakukan untuk menyelamatkan uang rakyat dari potensi korupsi. Dalam tahap awal, pemerintah berhasil menghemat Rp308 triliun dari pengeluaran yang dinilai tidak masuk akal. Menurutnya, jika tidak segera dipangkas, dana tersebut berisiko besar disalahgunakan. Ia juga menyoroti rendahnya efisiensi investasi Indonesia yang tercermin dari tingginya angka ICOR di level 6,5, jauh di atas negara tetangga seperti Thailand, Malaysia, dan Vietnam.

Dengan total APBN yang mendekati Rp3.700 triliun, Prabowo memperkirakan sekitar 30% anggaran masih tidak efisien. Karena itu, pemerintah mulai memangkas berbagai pos pengeluaran non-esensial seperti kegiatan seremonial, pembelian alat tulis, hingga rapat dan seminar. Selain itu, ia menilai banyak program kajian belum menyentuh isu utama seperti kemiskinan dan lapangan kerja. Langkah efisiensi ini juga menjadi bagian dari antisipasi menghadapi potensi krisis, termasuk dengan mempertimbangkan kebijakan seperti pengurangan hari kerja dan penerapan kerja dari rumah (WFH).

Gen Z Takeaway Intinya, Prabowo lagi ngegas beresin “kebocoran halus” di anggaran negara—yang selama ini kepake buat hal nggak penting—biar nggak jadi ladang korupsi dan lebih fokus ke hal yang berdampak nyata kayak ekonomi, kerjaan, dan kesejahteraan rakyat. Dengan efisiensi ini, pemerintah pengen uang negara dipakai lebih efektif (nggak boros), sekaligus siap-siap kalau ada krisis, bahkan sampai opsi fleksibilitas kerja kayak WFH juga mulai dilirik.

Efisiensi Anggaran Infografis Prabowo Subianto Presiden Prabowo

Infografis

Terkini