Gercep! Kemenkes Langsung Investigasi Kematian Dokter Magang Jambi yang Lagi Viral

Pewarta: Dhea Vallerina Riyon
Editor: Anri Syaiful
Rabu, 6 Mei 2026 | 17:17 WIB
Gercep! Kemenkes Langsung Investigasi Kematian Dokter Magang Jambi yang Lagi Viral
Kemenkes Turunkan Tim Investigasi atas Kematian Dokter Magang di Jambi (Kemenkes)

astakom.com, Jakarta - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menurunkan tim investigasi terpadu untuk mengusut meninggalnya dr. Myta Aprilia Azmy, dokter magang yang bertugas di RSUD KH Daud Arif, Kuala Tungkal, Jambi. Peristiwa ini mencuat setelah muncul sejumlah informasi terkait kondisi yang dialami almarhumah sebelum wafat.

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen pemerintah untuk memastikan pelaksanaan program internship tetap berjalan sesuai standar, sekaligus menjaga kualitas layanan kesehatan di fasilitas pelayanan.

Tim investigasi yang diterjunkan terdiri dari lintas unit, termasuk Inspektorat Jenderal, Direktorat Jenderal SDM Kesehatan, serta unsur terkait lainnya. Pendalaman dilakukan secara menyeluruh dan berbasis data.

Seiring proses investigasi berjalan, berbagai pihak turut mendorong agar hasilnya disampaikan secara transparan sebagai bahan evaluasi dan perbaikan ke depan.

Langkah investigasi

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, menegaskan bahwa pemerintah memandang serius peristiwa ini dan memastikan penanganannya dilakukan secara komprehensif.

"Pendalaman dilakukan melalui audit rekam medis, penelusuran proses medical check-up, serta pengumpulan keterangan dari keluarga, rekan sejawat, dan tenaga medis yang menangani almarhumah," ujar Aji kepada wartawan, dikutip astakom.com pada Rabu, (06/05/2026).

Ia menambahkan bahwa investigasi tidak hanya berfokus pada aspek medis, tetapi juga mencakup tata kelola pelaksanaan program internship di fasilitas kesehatan terkait.

Evaluasi sistem

Kemenkes turut menyoroti pentingnya evaluasi terhadap sistem internship, termasuk beban kerja dan kualitas pendampingan yang diterima dokter magang selama bertugas.

"Tim investigasi ditugaskan untuk melakukan penelusuran menyeluruh terhadap seluruh rangkaian kejadian, termasuk aspek pelayanan medis dan tata kelola wahana internship," kata Aji.

Pendekatan ini diharapkan dapat memberikan gambaran utuh mengenai kondisi di lapangan, sehingga perbaikan yang dilakukan nantinya lebih tepat sasaran.

Sebelumnya, kasus serupa juga sempat menjadi perhatian. Dalam salah satu laporannya, astakom.com memberitakan meninggalnya seorang dokter muda dalam program internship di Cianjur.

Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa dokter berinisial AMW (26) meninggal dunia setelah didiagnosis sebagai suspek campak dengan komplikasi berat. Peristiwa itu menjadi bagian dari kasus serupa yang turut mendapat perhatian terhadap kondisi kesehatan dan pelaksanaan tugas dokter muda di lapangan.

Komitmen Kemenkes

Dalam proses investigasi, Kemenkes menegaskan tidak akan terburu-buru menyimpulkan penyebab pasti sebelum seluruh data dan temuan diverifikasi secara menyeluruh.

"Karena itu, Kemenkes tidak akan berspekulasi dan menunggu hasil investigasi secara menyeluruh selesai," tegas Aji pada Rabu, (06/05/2026).

Namun demikian, pemerintah memastikan akan mengambil langkah tegas apabila ditemukan adanya pelanggaran atau ketidaksesuaian dengan standar yang berlaku.

Dorongan transparansi

Sejumlah pihak, termasuk organisasi profesi seperti Ikatan Dokter Indonesia (IDI), mendorong agar hasil investigasi dapat disampaikan secara terbuka kepada publik.

Dorongan ini dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus memastikan adanya perbaikan sistem yang berkelanjutan.

"Apabila ditemukan ketidaksesuaian standar atau kelalaian, Kemenkes akan mengambil langkah tegas, termasuk pembekuan sementara wahana internship maupun fasilitas kesehatan yang terlibat," ujar Aji.

Transparansi hasil investigasi diharapkan menjadi langkah awal untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang. (deA/aNs/aRsp)

Gen Z Takeaway

Kasus ini jadi pengingat bahwa di balik profesi dokter yang dituntut selalu siap, ada sistem yang juga harus siap melindungi. Bukan cuma soal kuat atau tidaknya individu, tapi bagaimana lingkungan kerja dan aturan bisa benar-benar mendukung—bukan malah jadi tekanan tambahan.

Kemenkes investigasi Tim Investigasi Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) Dokter Magang Jambi

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB