Momentum HARKITNAS: Menko PMK Ajak Gen Z dan Publik Lawan Kekerasan pada Perempuan & Anak

Pewarta: Anri Syaiful
Editor: AR Purba
Jumat, 22 Mei 2026 | 18:42 WIB
Momentum HARKITNAS: Menko PMK Ajak Gen Z dan Publik Lawan Kekerasan pada Perempuan & Anak
Momentum Hari Kebangkitan Nasional, Menko PMK Pratikno mendorong gerakan kolektif lawan kekerasan terhadap perempuan dan anak. [Kemenko PMK]

astakom.com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto lewat Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, mengingatkan kalau semangat Kebangkitan Nasional harus tetap menyala.

Bukan lagi buat melawan penjajah asing, tapi sekarang saatnya kita pakai kekuatan kolektif itu untuk memberantas segala bentuk kekerasan dan penindasan yang mencederai nilai kemanusiaan di Tanah Air.

Musuh ada di sekitar kita

Agenda ikrar bersama bangkit lawan kekerasan bertajuk "Saya Tidak Mau Menjadi Korban dan Tidak Mau Menjadi Pelaku Kekerasan" ini digelar di Museum Kebangkitan Nasional STOVIA, Jakarta Pusat, Rabu silam (20/05/2026).

Di momen ini, Menko PMK blak-blakan kalau musuh terbesar bangsa saat ini adalah red flag kekerasan terhadap perempuan dan anak yang justru sering terjadi di lingkungan terdekat kita sendiri.

Butuh "support system" lintas sektor

Menko PMK menegaskan kalau isu ini krusial banget dan jadi concern bersama karena korbannya bisa menimpa siapa saja tanpa pandang bulu. Makanya, pencegahan kasus kayak gini nggak bisa instan dan butuh support system yang kuat lewat kerja sama lintas sektor, bukan cuma tugas satu instansi doang.

Sebagai motor penggerak, Kemenko PMK berkomitmen penuh untuk memperkuat fungsi koordinasi dan sinkronisasi antar-lembaga.

Pratikno memastikan jajarannya bakal lebih aktif mengorkestrasi berbagai program pencegahan agar penanganan di lapangan bisa berjalan makin terpadu, taktis, dan efektif.

Jangan ragu untuk "speak up"

Acara penting ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh. Mulai dari Ibu Negara RI yang ke-4 Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid, Menteri PPPA Arifah Fauzi, hingga berbagai organisasi perempuan dan anak.

Kehadiran mereka jadi simbol penguat bagi siapa saja untuk berani speak up dan melaporkan tindakan kekerasan yang mereka lihat atau alami.

Demi Indonesia dengan "positive vibes"

Menko Pratikno mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) sebagai momentum menciptakan lingkungan yang aman dan sehat.

“Kita tidak ingin Indonesia yang maju justru dicederai oleh sebuah insiden kemanusiaan yang ada di dekat sekitar kita," kata Pratikno dalam keterangan tertulis, dilansir laman resmi Kemenko PK, kemarin (21/05/2026)

"Stop kekerasan terhadap perempuan dan anak. Mari kita berkolaborasi bersama-sama untuk mencegah hal ini agar tidak lagi terjadi," pungkas Menko Pratikno. (aNs/aRsp)

Gen Z Takeaway

Acara ikrar di Museum Kebangkitan Nasional pas Harkitnas Rabu slam jadi momentum Menko PMK Pratikno bareng tokoh penting kayak Ibu Sinta Nuriyah buat all-in ngajak Gen Z dan publik lawan red flag kekerasan pada perempuan dan anak. Intinya, musuh kita sekarang bukan penjajah, tapi kekerasan di sirkel terdekat, makanya kita butuh support system lintas sektor yang solid biar penanganannya makin taktis. Yuk, jangan ragu buat speak up dan kolaborasi bareng demi ciptain Indonesia yang aman dan punya positive vibes tanpa dicederai insiden kemanusiaan!

Menko PMK Pratikno HARKITNAS 2026 Kekerasan Terhadap Perempuan Kekerasan Terhadap Anak

Infografis

Terkini