Kas Rumah Tangga Lagi Diuji! Harga Bumbu Dapur Naik, Ayam dan Telur Justru Diskon

Pewarta: Shintya
Editor: Anri Syaiful
Jumat, 22 Mei 2026 | 13:54 WIB
Kas Rumah Tangga Lagi Diuji! Harga Bumbu Dapur Naik, Ayam dan Telur Justru Diskon
Dompet Lagi Diuji! Harga Bumbu Dapur Naik, Ayam dan Telur Justru Diskon (astakom.com/str-Mumtazah)

astakom.com, Jakarta - Harga sejumlah komoditas pangan nasional terpantau bergerak fluktuatif pada Jumat (22/05/2026). Berdasarkan data dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional oleh Bank Indonesia, menunjukkan kalau rata-rata nasional mayoritas bahan pokok mengalami kenaikan harga, terutama kelompok bumbu dapur.

Diketahui harga cabai, bawang, hingga daging sapi melonjak tinggi. Sementara harga komoditas pangan yang melandai hanya sedikit.

Komoditas dengan lonjakan harga paling signifikan hari ini terjadi pada bawang merah ukuran sedang. Harganya melonjak 6,73% atau naik Rp3.150 menjadi Rp49.950 per kilogram (kg).

Di Jawa Barat, harga bawang merah ukuran sedang rata-rata mengalami kenaikan sampai 10.07% atau naik Rp5.100 menjadi Rp55.750 per kilogram (kg).

Harga bumbu dapur kompak naik

Sedangkan di Jawa Timur harga bawang merah ukuran sedang mengalami lonjakan harga sebanyak 14.18% setara dengan naik Rp5.900 jadi Rp47.500 per kilogram (kg).

Kenaikan tajam juga terjadi pada cabai merah keriting, secara rata-rata nasional harga cabai merah kriting naik 5,53% atau bertambah Rp2.750 menjadi Rp52.450 per kg.

Berikutnya, beras kualitas bawah I naik 4,56% atau Rp650 menjadi Rp14.900 per kg. Daging sapi kualitas 2 ikut terdongkrak 4,28% atau naik Rp5.850 menjadi Rp142.500 per kg. Tak jauh berbeda, daging sapi kualitas 1 melonjak 4% atau bertambah Rp5.750 menjadi Rp149.350 per kg.

Harga beras kualitas medium dan super naik tipis

Kenaikan juga terjadi pada beras kualitas medium II yang naik 3,23% atau Rp500 menjadi Rp16.000 per kg. Cabai rawit hijau naik 2,71% atau Rp1.350 menjadi Rp51.100 per kg. Cabai merah besar ikut terkerek 2,24% atau naik Rp1.200 menjadi Rp54.850 per kg.

Sementara itu, beras kualitas super II tercatat naik 2,13% atau Rp350 menjadi Rp16.800 per kg. Gula pasir kualitas premium ikut naik 2,01% atau Rp400 menjadi Rp20.350 per kg. Beras kualitas super I naik 1,78% atau Rp300 menjadi Rp17.150 per kg.

Di kelompok minyak goreng, minyak goreng kemasan bermerek 2 naik 1,73% atau Rp400 menjadi Rp23.500 per kg. Sedangkan gula pasir lokal hanya naik tipis 0,79% atau Rp150 menjadi Rp19.250 per kg.

Harga pangan yang lagi diskon

Di sisi lain, sejumlah komoditas mengalami penurunan harga. Penurunan paling dalam terjadi pada daging ayam ras segar yang anjlok 8,08% atau turun Rp3.200 menjadi Rp36.400 per kg.

Telur ayam ras segar juga ikut turun 4,15% atau Rp1.250 menjadi Rp28.900 per kg. Bawang putih ukuran sedang turun 2,66% atau berkurang Rp1.050 menjadi Rp38.350 per kg.

Minyak goreng curah tercatat turun 1,94% atau Rp400 menjadi Rp20.250 per kg. Minyak goreng kemasan bermerek 1 turun 1,84% atau Rp450 menjadi Rp24.000 per kg.

Harga beras kualitas medium I stabil

Penurunan juga terjadi pada beras kualitas bawah II yang turun 1,37% atau Rp200 menjadi Rp14.450 per kg. Cabai rawit merah juga lagi mode murah, turun 1,19% atau turun Rp850 menjadi Rp70.450 per kg.

Sementara itu, hanya satu komoditas yang tercatat stabil alias tidak mengalami perubahan harga dibanding hari sebelumnya, yakni beras kualitas medium I yang tetap berada di level Rp15.850 per kg. (Shnty/aNs)

Gen Z Takeaway

Harga pangan lagi random banget, bestie. Bawang merah dan cabai naik savage sampai bikin budget dapur auto ketar-ketir, sementara ayam dan telur malah turun jadi sedikit healing buat dompet. Overall, market lagi mixed vibes karena bumbu dapur ngegas tapi beberapa protein mulai cooling down.

Harga Pangan harga cabai naik harga beras

Infografis

Terkini