Keren! Jurnalis Dinilai Berperan Bangun Awareness Agenda Pembangunan: Kementerian HAM Siapkan Beasiswa dan Perlindungan

Pewarta: Alfian Tegar
Editor: AR Purba
Jumat, 22 Mei 2026 | 13:35 WIB
Keren! Jurnalis Dinilai Berperan Bangun Awareness Agenda Pembangunan: Kementerian HAM Siapkan Beasiswa dan Perlindungan
Staf Khusus Menteri HAM Bidang Transformasi Digital dan Komunikasi Media Thomas Harming Suwarta dalam pemaparan program jurnalistik HAM di Bandung, Jawa Barat, Kamis [Dok. Kementerian HAM]

astakom.com, JakartaKementerian HAM lagi cooking program keren nih buat para jurnalis di tahun 2026. Nggak tanggung-tanggung, mereka menyiapkan skema beasiswa peliputan sekaligus memperketat proteksi buat para kuli pengulik informasi.

Staf Khusus Menteri HAM, Thomas Harming Suwarta, blak-blakan bilang kalau jurnalis itu punya posisi yang strategis banget buat bangun awareness soal HAM.

Di sisi lain, mereka ini juga masuk kategori kelompok rentan yang sering kena mental akibat intimidasi sampai jadi korban doxing pas lagi bertugas di lapangan. Fix, perlindungan ekstra emang udah jadi kebutuhan yang mendesak.

"Kerja-kerja wartawan itu sering sekali atau rentan juga menjadi korban pelanggaran hak asasi manusia," ujar Thomas dalam pemaparan program jurnalistik HAM di Bandung, Jawa Barat, Jumat (22/5/2026).

Jurnalis terlibat dalam pembangunan HAM

Biar gak sekadar wacana, pemerintah pengen media terlibat langsung dalam agenda pembangunan HAM lewat timeline program yang padat sepanjang 2026.

"Nah, salah satu pilar penting yang harus kita gandeng dan kita rangkul adalah komunitas jurnalis dan media pers," kata Thomas.

Mulai dari pelatihan intensif, hunting beasiswa peliputan, sampai apresiasi berupa penghargaan karya jurnalistik terbaik. Proyek ini bakal diawali sama "Kelas Jurnalistik HAM" yang menghadirkan para pakar buat upgrade perspektif wartawan.

Beasiswa peliputan jurnalis

Setelah pelatihannya done, Kementerian HAM bakal ngebuka keran beasiswa peliputan buat jurnalis yang berani deep dive ngebahas isu-isu sensitif kayak pemasungan, nasib kelompok rentan, hingga problem kebebasan sipil.

Jangan khawatir soal transparansi, karena karya yang masuk bakal dikurasi langsung sama Dewan Pers, tokoh media, dan pegiat HAM senior biar hasilnya makin legit.

Sebagai reward buat jurnalis yang konsisten dan all-in menyuarakan isu ini, Kementerian HAM juga sudah menyiapkan "Anugerah Karya Jurnalistik HAM" yang bakal di-spill tiap Hari HAM tanggal 10 Desember.

"Biarkan rumah Kementerian HAM ini menjadi rumah kita bersama. Tidak ada lagi keraguan dan ketakutan dalam menjalankan tugas-tugas jurnalistiknya," pungkas Thomas.

Gen Z Takeaway

Program Kementerian HAM 2026 nunjukin kalau jurnalis dipandang penting dalam pembangunan kesadaran HAM, tapi juga perlu perlindungan lebih karena rentan kena intimidasi dan doxing. Lewat pelatihan, beasiswa peliputan, dan penghargaan karya, pemerintah ingin mendorong pers tetap kritis, aman, dan aktif mengangkat isu-isu HAM ke ruang publik.

Kementerian HAM Jurnalis Beasiswa Perlindungan Jurnalis

Infografis

Terkini