Menteri Kebudayaan Ajak Publik Temukan Lagi Jati Diri Indonesia Lewat Budaya

Pewarta: Dhea Vallerina Riyon
Editor: Anri Syaiful
Jumat, 22 Mei 2026 | 17:16 WIB
Menteri Kebudayaan Ajak Publik Temukan Lagi Jati Diri Indonesia Lewat Budaya
Menteri Kebudayaan Ajak Publik Temukan Lagi Jati Diri Indonesia Lewat Budaya (Kementerian Kebudayaan)

astakom.com, Jakarta — Di tengah derasnya arus globalisasi dan perubahan sosial yang terus berkembang, penguatan identitas nasional jadi salah satu tantangan besar bagi Indonesia. Pemerintah pun mulai mendorong budaya bukan cuma dipandang sebagai warisan, tetapi juga fondasi penting untuk menentukan arah masa depan bangsa.

Hal itu disampaikan Menteri Kebudayaan Fadli Zon saat menghadiri perayaan satu dasawarsa Pergerakan Indonesia Maju (PIM) di Hotel Ambhara, Jakarta, kemarin (21/05/2026).

Dalam acara itu, Fadli menyoroti pentingnya “reinventing Indonesian identity” atau menemukan kembali identitas Indonesia lewat kekuatan budaya, nilai kebersamaan, dan jejak peradaban bangsa.

Menurutnya, Indonesia punya modal besar berupa keragaman budaya yang sangat luas atau “mega diversity” yang perlu dijaga dan dijadikan kekuatan bersama.

“Dan kita melihat Indonesia ini adalah negara yang saya perkenalkan satu istilah baru. Yaitu mega diversity, cultural mega diversity, yang kekayaan budaya dan keberagamannya ini luar biasa banyaknya,” ungkapnya Ujar Fadli dalam keterangan tertulis yang diterima astakom.com, Jumat (22/05/2026).

Indonesia punya identitas kuat

Fadli menyebut kekayaan budaya Indonesia jadi bagian penting dalam membangun identitas nasional di tengah perkembangan dunia yang terus berubah. Keberagaman tradisi, bahasa, hingga nilai sosial masyarakat disebut menjadi ciri khas yang membedakan Indonesia dari negara lain.

“Dan ini yang menurut saya bagian dari reinventing Indonesian identity. Yakni, untuk menemukan kembali identitas kita,” jelas Menbud.

Ia juga menegaskan bahwa Indonesia bukan sekadar bangsa yang lahir sebagai nation state, tetapi punya akar peradaban panjang jauh sebelum kemerdekaan.

“Indonesia ini menurut saya tidak pantas juga disebut sebagai bangsa yang lahir dari nation state, tapi sebenarnya dari civilizational state, dari negara peradaban, bukan negara sekadar state biasa,” ujarnya.

Gotong royong masih jadi kekuatan

Dalam sambutannya, Fadli turut mengutip pemikiran Mohammad Hatta mengenai demokrasi Indonesia yang harus berakar pada budaya bangsa sendiri. Menurutnya, nilai gotong royong, musyawarah, toleransi, dan kebersamaan masih jadi kekuatan utama yang menjaga Indonesia tetap bersatu sampai sekarang.

“Dan demokrasi yang berjejak kepada budaya itu adalah gotong royong, musyawarah, toleransi, kebersamaan. Dan saya kira ciri inilah yang sampai sekarang yang mempersatukan Indonesia,” lanjutnya.

Menbud juga menilai cara pandang sejarah bangsa perlu diubah, dengan lebih menonjolkan semangat perjuangan rakyat melawan penjajahan dibanding hanya melihat Indonesia sebagai bangsa yang pernah dijajah.

Bahas pentingnya kebersamaan

Pada kesempatan yang sama, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla menilai kemajuan bangsa butuh budaya disiplin, kejujuran, dan tanggung jawab bersama.

“Dan itulah menjadi bagian dari usaha kita memajukan bangsa ini sesuai dengan harapan pada pendiri bangsa ini, sesuai dengan harapan masa depan bangsa ini. Memajukan kesejahteraan umum dengan disiplin, dengan kejujuran, dengan persiana dan sebagainya,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Umum PIM Din Syamsuddin mengatakan organisasinya ingin terus membangun kesadaran kolektif soal pentingnya kemanusiaan, kemajemukan, dan kebersamaan untuk masa depan Indonesia.

“Oleh karena itu, kita ingin memberikan solusi diterima atau tidak diterima, sambil menggalang kesadaran kolektif dari bangsa ini bahwa kebersamaan yang lahir dari kemajemukan dan atas dasar penghaitan kita tentang kemanusiaan inilah jawaban bagi Indonesia masa depan,” pungkasnya. (deA/aNs)

Gen Z Takeaway

Di tengah dunia yang makin global dan serba cepat, budaya lokal ternyata bukan sesuatu yang ketinggalan zaman. Justru, identitas dan keberagaman budaya bisa jadi kekuatan utama Indonesia buat tetap relevan dan punya ciri khas di mata dunia.

Kemenbud Menbud Kementerian Kebudayaan reinventing Indonesian identity

Infografis

Terkini