Meresahkan! 7 Daerah Naik Status KLB Campak di Sulsel, 169 Anak Terkonfirmasi Positif

Editor: Dhea Vallerina Riyon
Senin, 13 April 2026 | 08:25 WIB
Meresahkan! 7 Daerah Naik Status KLB Campak di Sulsel, 169 Anak Terkonfirmasi Positif
Ilustrasi / Kasus Campak Naik di Sulsel! Kemenkes Tetapkan KLB di 7 Daerah, 169 Anak Terkonfirmasi Positif (astakom/freepik)

astakom.com, JakartaKasus campak di Sulawesi Selatan mengalami peningkatan dalam beberapa bulan terakhir. Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulsel mencatat ratusan kasus pada anak, dengan sejumlah daerah menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB).

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Sulsel, Muhammad Yusri Yunus, menyebut penyebaran kasus telah terjadi secara luas dan berkaitan dengan tren nasional.

“Kemudian ditetapkanlah tujuh daerah KLB campak, meski sebenarnya status KLB ini ditetapkan kabupaten/kota masing-masing, tapi kasusnya telah menyebar secara nasional,” kata Yusri di Makassar, Minggu.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan, Evi Mustikawati Arifin, mengungkapkan data awal penetapan KLB serta jumlah kasus yang telah diperiksa.

“Saat ini sudah ada empat daerah yang ditetapkan sebagai KLB campak. Total yang sudah diperiksa itu 1.304 kasus, dan yang positif 169 kasus,” ujar Evi Mustikawati Arifin selaku Kepala Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan, dikutip dari media pada Minggu, (12/4/2026).

Data kasus menunjukkan peningkatan signifikan

Hingga 8 April 2026, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulsel Muhammad Yusri Yunus mencatat 169 anak terkonfirmasi positif campak berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium. Angka ini menjadi indikator peningkatan kasus yang sudah mulai terlihat sejak akhir 2025 dan berlanjut pada awal 2026.

“Desember 2025 itu baru tersebar di tiga kabupaten, itu pun baru diagnosis dalam bentuk suspek. Nanti pada saat uji klinik, diperiksa di lab dinyatakan positif, tapi semenjak ada diagnosis suspek, kita melakukan upaya pencegahan,” ujar Yusri.

Penetapan KLB bertahap dari 4 ke 7 daerah

Data menunjukkan penetapan status KLB berkembang seiring bertambahnya kasus. Awalnya tercatat empat daerah berstatus KLB, kemudian bertambah menjadi tujuh daerah sebagaimana disampaikan Dinkes Sulsel. Penetapan ini dilakukan oleh masing-masing pemerintah kabupaten/kota.

Upaya pencegahan diperkuat sejak akhir 2025

Dinkes Sulsel telah menindaklanjuti edaran Kementerian Kesehatan dengan melakukan pemetaan serta meningkatkan kesiapsiagaan sejak akhir 2025. Langkah ini diperkuat melalui edaran kepada seluruh kepala daerah untuk menjaga stabilitas layanan kesehatan dan mendorong penerapan pola hidup bersih dan sehat.

“Di dalamnya itu menjaga stabilitas layanan, bagaimana pola hidup bersih dan menjaga protokol kesehatan dan sebagainya,” kata Yusri.

Gen Z Takeaway

Kasus campak di Sulsel lagi naik dan penyebarannya makin luas, jadi bukan isu kecil. Dengan ratusan anak sudah terkonfirmasi dan jumlah daerah KLB yang bertambah, kondisi ini nunjukin pentingnya respons cepat—mulai dari imunisasi sampai deteksi dini—biar penyebaran nggak makin meluas.

Kemenkes Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) Dinkes Sulawesi Selatan Kasus Campak Campak KLB Campak

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB