Isu Penyadapan Presiden Prabowo Akibatnya Sentimental, Airlangga: Yang Penting Fundamental Ekonomi Terjaga
astakom.com, Jakarta - Isu penyadapan yang menerpa Presiden Prabowo Subianto benar-benar jadi perbincangan hangat di mana-mana. Di tengah hebohnya kabar itu, pemerintah langsung pasang badan untuk memastikan roda perekonomian nasional nggak kena dampak buruk.
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, tegaskan kalau fokus utama pemerintah saat ini adalah menjaga kestabilan perekonomian nasional dari sisi dasar atau fundamentalnya, terlepas dari berbagai gejolak yang sedang terjadi.
"Yang penting kita jaga fundamental saja," kata Airlangga di Jakarta, dikutip astakom.com pada Jumat (06/11/2026).
Sentimen pasar sempat shook
Airlangga nggak menampik kalau munculnya isu penyadapan ini merupakan hal yang sangat disayangkan. Menurutnya, kabar burung maupun kasus serius seperti ini bisa memicu efek domino, terutama terhadap psikologi para investor dan pelaku pasar yang rentan mengalami overthinking.
"Ya, tentu sangat disayangkan ya, terjadi penyadapan dan ini tentu akibatnya adalah bukan dari segi fundamental, tapi dari sentimental, karena ekonomi kan juga faktor psikologis, juga ikut memengaruhi," kata Airlangga.
Meski begitu, isu yang sempet bikin dinamika pasar agak penuh spekulasi dan was-was Airlangga menjamin kalau stabilitas perekonomian Indonesia tetap berada di jalur yang aman. Pemerintah berkomitmen penuh menjaga stabilitas itu sebagai fondasi utama. Harapannya, kepercayaan para pelaku usaha serta iklim investasi nasional tidak gampang goyah hanya karena terpengaruh sentimen sesaat.
Apresiasi gercep Polri demi memulihkan kepercayaan publik
Di tengah situasi yang cukup memanas ini, Airlangga juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap langkah cepat dan tegas yang diambil oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Menurutnya, respons gercep dari aparat penegak hukum menjadi sinyal positif yang sangat dibutuhkan untuk mengembalikan rasa aman, baik di mata publik maupun di dunia usaha.
"Kapolri kan mengambil kebijakan yang tegas. Jadi itu yang positif untuk pengembalian (kepercayaan khalayak)," kata Airlangga.
Pengusaha tertentu kena sasaran
Selain menyasar pejabat negara, beredar pula desas-desus yang menyebutkan bahwa ada pihak pengusaha yang turut menjadi target dalam aksi penyadapan tersebut. Menanggapi hal ini, Airlangga meluruskan bahwa kabar tersebut tidak menargetkan seluruh elemen dunia usaha secara general, tapi cuma pihak-pihak spesifik saja.
"Ya, tapi kan pengusaha tertentu, dalam tanda petik," ucap Airlangga.
Dengan adanya jaminan dari pemerintah serta langkah tegas dari kepolisian, diharapkan iklim ekonomi dan investasi di Indonesia tetap solid dan tahan banting. Pemerintah mengimbau para pelaku pasar untuk tetap tenang, tidak gampang kena fomo sentimen negatif, dan terus mempercayai fundamental ekonomi negara yang masih sangat kokoh. (Shnty/aNs)
Gen Z Takeaway
Isu penyadapan yang menyeret Presiden Prabowo Subianto memang berpotensi bikin pasar ikut panas, terutama dari sisi psikologis investor. Namun, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa pemerintah tetap fokus menjaga fundamental ekonomi agar tidak ikut terguncang oleh sentimen sesaat. Ia juga mengapresiasi langkah tegas Polri dalam merespons kasus tersebut demi memulihkan kepercayaan publik. Intinya, meski sentimen pasar bisa naik turun, fondasi ekonomi nasional harus tetap kuat dan kepercayaan investor perlu dijaga.









