Jokowi Tunjukkan Langsung Ijazah SD hingga S1 di Hadapan Roy Suryo dan Pengunjung Sidang
astakom.com, Jakarta – Suasana ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim) mendadak jadi sorotan publik. Ada momen penting yang sukses bikin salah fokus, di mana Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), secara terbuka menunjukkan ijazah mulai dari tingkat sekolah dasar (SD) sampai jenjang Strata 1 (S1) di hadapan majelis hakim, pengunjung sidang, hingga awak media yang meliput.
Langkah berani ini diambil langsung di hadapan Roy Suryo beserta para pengunjung sidang lainnya dalam agenda sidang kasus dugaan pencemaran nama baik terkait tudingan ijazah palsu yang selama ini sempat ramai diperbincangkan di jagat maya.
Momen epic di ruang sidang: Nunjukkin bukti tanpa ragu
Semua bermula ketika Jaksa Penuntut Umum (JPU) menunjukkan deretan barang bukti berupa ijazah asli milik Jokowi ke hadapan majelis hakim. Merasa punya kesempatan emas untuk membuktikan kebenaran sekaligus menepis semua keraguan publik, Jokowi lantas meminta izin secara langsung kepada ketua majelis hakim agar diperbolehkan memperlihatkan dokumen-dokumen penting tersebut kepada khalayak ramai.
"Kalau diperkenankan, saya mau menunjukkan kepada pengunjung juga yang mulia. Karena saya sudah berjanji untuk menunjukkan ijazah dari SD, SMP, SMA, dan ijazah S1 saya. Mohon Yang Mulia," ujar Jokowi dengan tenang saat menjalani persidangan di PN Jaktim pada Kamis (05/11/2026).
Tanpa menunggu lama, majelis hakim pun memberikan lampu hijau dan mengizinkan Jokowi untuk memamerkan ijazahnya secara langsung kepada para pengunjung sidang. Usai mendapat izin, Jokowi lantas membalikkan badannya dan mengangkat dokumen ijazah tersebut agar bisa dilihat dengan jelas oleh seluruh pengunjung sidang serta jurnalis yang hadir di lokasi. Setelah puas memperlihatkan bukti otentik tersebut ke arah audiens, ia kembali menunjukkannya kepada majelis hakim sebelum akhirnya duduk kembali ke kursi pesakitan.
Flashback riwayat pendidikan: Dari Solo sampai Kampus Biru UGM
Sebelum aksi pamer ijazah itu terjadi, proses persidangan lebih dulu diisi dengan sesi interogasi di mana Jokowi membeberkan secara detail jejak rekam pendidikannya dari masa kecil hingga bangku kuliah. Pertanyaan tersebut diajukan langsung oleh pihak Jaksa Penuntut Umum yang meminta agar sang mantan presiden merinci riwayat sekolahnya secara runtut.
"Jadi dimulai dari SD, SD saya di SD Negeri Nomor 111 Kota Surakarta. Kemudian SMP di SMP Negeri 1 Kota Surakarta, kemudian SMA di SMA Negeri 6 Kota Surakarta," jelas Jokowi secara blak-blakan di hadapan majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada Kamis.
Setelah menuntaskan pendidikan menengah atasnya di kota kelahiran, Solo, perjalanan akademis Jokowi berlanjut ke tingkat perguruan tinggi negeri bergengsi di Yogyakarta. Ia diterima sebagai mahasiswa di Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) hingga akhirnya sukses merampungkan studinya dan meraih gelar sarjana.
Kehadiran support system: Ditemani Kaesang dan Kahiyang
Ada pemandangan yang cukup mencuri perhatian di balik ketegangan ruang sidang hari itu. Kehadiran dua buah hati tercinta, Kaesang Pangarep dan Kahiyang Ayu, tampak mendampingi secara langsung sang ayah tercinta. Kehadiran mereka di ruang sidang PN Jaktim menjadi bentuk support system yang kuat untuk menemani dan memberikan dukungan moral kepada Jokowi selama memberikan kesaksian penting di muka hukum. (aNs)
Gen Z Takeaway
Biar nggak ketinggalan info, bottom line-nya adalah mantan Presiden Jokowi akhirnya spill dan pamerin langsung fisik ijazah aslinya dari jenjang SD sampai S1 UGM di depan hakim, awak media, dan Roy Suryo pas sidang kasus pencemaran nama baik di PN Jaktim, ditemani Kaesang dan Kahiyang sebagai support system buat ngebungkam isu ijazah palsu yang sempat bikin heboh.









