Lawan Karhutla! Modifikasi Cuaca BNPB Sukses Manggil Hujan di Sumatera-Kalimantan

Penulis: Nur Nadiah Islamiyah
Editor: Anri Syaiful
Kamis, 5 November 2026 | 16:34 WIB
Lawan Karhutla! Modifikasi Cuaca BNPB Sukses Manggil Hujan di Sumatera-Kalimantan
Lawan Karhutla! Modifikasi Cuaca BNPB Sukses Manggil Hujan di Sumatera-Kalimantan (BNPB)

astakom.com, Jakarta – Pemerintah fix nggak pakai wacana doang buat ngatasin kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di provinsi-provinsi yang lagi red flag. Walau hujan mulai turun di beberapa titik, Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) tetap digas pol pakai metode cloud seeding alias penyemaian awan menggunakan garam (NaCl) serta dry ice.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton Panjaitan, spill kalau OMC ini difokuskan banget di tiga provinsi prioritas, yaitu Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sumatera Selatan.

Aksi Satset BNPB

"Kami tetap melakukan operasi modifikasi cuaca. Namun, kali ini kami akan menyampaikan tiga provinsi yang secara signifikan kami melakukan kegiatan ini,” tutur Berton pada konferensi pers di Jakarta, berdasarkan rilis yang diterima oleh astakom pada Kamis (5/11/2026).

Hujan Buatan Bikin Adem

Di Kalimantan Tengah, petugas gabungan langsung satset ngelakuin 6 sorti OMC dengan menyebar 10.600 kilogram dry ice dan garam. Hasil vibes-nya langsung adem karena hujan ringan sukses turun di Palangkaraya, Sukamara, Katingan, Kotawaringin Timur, Kotawaringin Barat, Gunung Mas, sampai kawasan Taman Nasional Tanjung Puting.

Nggak mau ketinggalan, di Kalimantan Selatan, tim sukses jalanin dua sorti penerbangan dengan nyemai 1.800 kilogram garam. Hujan ringan akhirnya mendarat mulus di Banjarbaru, Banjarmasin, Tanah Laut, dan Tanah Bumbu.

Sementara itu, di Sumatera Selatan, penyemaian awan dilakukan lewat dua sorti penerbangan memakai 5.600 kilogram garam. Hasilnya langsung sukses karena berhasil manggil hujan dengan intensitas yang cenderung lebat di Indralaya, Ogan Ilir, sekitar Bandara Palembang, Muara Padang, hingga Banyuasin.

Bahaya Karhutla No Debat

Berton juga ngingetin kalau penanganan karhutla ini no debat jadi perhatian serius, soalnya dampaknya bener-bener ujung-ujungnya toxic buat lingkungan dan keselamatan orang banyak.

“Peristiwa kebakaran hutan dan lahan tentu memiliki konsekuensi terhadap aspek lingkungan hidup, keselamatan manusia, kesehatan masyarakat, dan kehidupan sosial ekonomi,” ucap dia.

Data Hotspot To The Max

Berdasarkan data pemantauan BNPB per 3 November 2026, situasinya masih lumayan to the max dengan catatan 864 titik api di berbagai wilayah Indonesia, dan total luas lahan yang lagi ditanganin mencapai 1.615 hektare. Ada enam wilayah yang masuk radar utama karena pergerakan titik api dan luas lahannya yang lumayan gede.

Kalimantan Tengah mengalami lonjakan titik api sampai 50 persen jadi 425 titik dibanding hari sebelumnya, dengan luas lahan yang ditangani naik jadi 664 hektare.

Di Sumatera Selatan, titik api meroket 186 persen jadi 60 titik, sementara luas lahan yang ditangani tembus 105 hektare atau naik 66 persen. Di Jambi, terpantau ada 150 titik api yang loncat 134 persen, dengan luas lahan dalam penanganan mencapai 403 hektare.

Di sisi lain, Kalimantan Timur mencatat penurunan titik api jadi 85 titik, tapi luas lahan yang lagi ditangani malah naik jadi 182 hektare.

Sebaliknya, Papua Selatan ngalamin penurunan jumlah titik api jadi 120 titik dan luas lahan yang ditangani berkurang 78 persen jadi 203 hektare. Begitu juga di Nusa Tenggara Timur, titik api turun jadi 24 titik, meski luas lahan yang ditangani sedikit naik jadi 58 hektare.

“Tentu kami mengimbau kepada pemerintah daerah secara khusus melihat terutama adanya peningkatan titik api dan juga jumlah lahan yang sedang ditangani,” ungkap Berton. (nAD/aNs)

Gen Z Takeaway

Nggak pake wacana doang, BNPB gercep gas pol Operasi Modifikasi Cuaca pake garam & dry ice di Sumsel dan Kalimantan. Hasilnya? Hujan beneran turun biar titik api reda, karena urusan lingkungan dan kesehatan emang no debat penting banget!

BNPB Badan Nasional Penanggulangan Bencana Karhutla OMC

Infografis

Terkini