Wujudkan Ruang Inklusif, Merdeka Run 2026 Jadi Panggung Kesetaraan Disabilitas dan Solidaritas

Penulis: Alfian Tegar
Editor: A. Cuwantoro
Minggu, 30 Agustus 2026 | 08:39 WIB
Wujudkan Ruang Inklusif, Merdeka Run 2026 Jadi Panggung Kesetaraan Disabilitas dan Solidaritas
Merdeka Run 2026 penyandang disabilitas [Dok. Bakom RI]

astakom.com, Jakarta - Kemerdekaan bukan lagi sekadar momen nostalgia mengenang perjuangan 81 tahun silam, melainkan manifestasi nyata dari kebersamaan dan solidaritas yang dihidupkan hari ini.

Semangat kolektif tersebut terpancar kuat dalam perhelatan Merdeka Run 2026 yang menyatukan masyarakat dari beragam latar belakang untuk merayakan kemerdekaan secara bersama-sama.

Merdeka Run 2026 diinisiasi oleh Sekretariat Negara RI bekerjasama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI sebagai agenda utama dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Dimulai tepat pukul 05.00 WIB, ajang ini berhasil menggaet sekitar 10.530 peserta dari berbagai penjuru tanah air. 

Kompetisi lari ini terbagi menjadi dua kategori utama, yakni kategori umum dengan rute 8 kilometer dan kategori keluarga sejauh 4,5 kilometer. Fasilitas ini disajikan secara cuma-cuma alias gratis bagi seluruh lapisan masyarakat.

Ruang kesetaraan dan impian yang terwujud

Siti Hana Komalasari (33), peserta asal Jakarta, mengungkapkan apresiasinya terhadap penyelenggaraan acara seperti Merdeka Run. 

Sebagai penyandang disabilitas, ia merasakan secara langsung bagaimana acara ini memberikan ruang, aksesibilitas, serta kesempatan yang sejajar.

“Karena memang ini pertama bagi saya untuk ikut Merdeka Run ini. Jadi bagi saya sudah inklusif banget, sudah buat kita senang, buat kita happy, jadi (semoga) kita bisa bergabung dengan (acara) run-run yang lainnya,” kata wanita yang akrab disapa Hana, berdasarkan keterangan yang diterima astakom.com.

Hana merupakan seorang atlet wheelchair tennis yang saat ini sedang melangsungkan persiapan intensif untuk berlaga pada Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) 2028.

Bagi Hana, rute Merdeka Run 2026 memberikan kesan tersendiri karena mewujudkan impian pribadinya untuk melintasi area Istana Kepresidenan di Jakarta. 

Jalur lari ini dimulai dari depan Istana Merdeka menuju kawasan Dukuh Atas, sebelum akhirnya berputar arah kembali menuju Istana Merdeka.

Harapan peningkatan aksesibilitas dan kesetaraan hak

Memasuki usia kemerdekaan ke-81 RI, Hana mencermati bahwa fasilitas dan akses disabilitas sudah mengalami kemajuan pesat, meskipun persebarannya masih didominasi kota-kota besar seperti Jakarta. 

Ia berpesan kepada sesama komunitas disabilitas agar tetap optimis karena ruang publik semakin membaik.

Kendati demikian, ia menaruh harapan besar agar penyetaraan hak bagi para penyandang disabilitas di Indonesia dapat dioptimalkan di seluruh sektor, mulai dari sarana olahraga hingga kesempatan di dunia kerja.

“Alhamdulillah, di (HUT) kemerdekaan tahun ini, kami sebagai penyandang disabilitas sudah merasa merdeka,” katanya. 

“Harapan ke depannya semoga Indonesia semakin jaya, semakin makmur, dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” lanjutnya.

Empati untuk korban bencana alam

Mengisi makna kemerdekaan melalui tindakan solidaritas, Hana menyampaikan simpati mendalam bagi masyarakat yang tengah diuji oleh bencana alam gempa bumi serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Untuk saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah, saya pribadi dan rekan-rekan disabilitas, pasti turut sedih, turut berduka cita, karena kita juga di sini ikut merasakan, walaupun kita jauh, tapi kita di sini ikut berdoa, ikut memberikan semangat, bahwa kalian itu tidak sendiri, kita tetap Indonesia, kita tetap satu dimanapun kita berada,” katanya.

Nedi Supriyadi (39), anggota National Paralympic Committee (NPC) Jakarta Pusat, turut menyuarakan empati serupa. Ia melantunkan doa agar seluruh masyarakat yang terdampak musibah diberikan ketabahan dalam menghadapi ujian tersebut.

Melalui momen peringatan ini, Nedi menyerukan pentingnya menjaga kebersamaan, baik bagi warga yang sedang berjuang melampaui masa sulit maupun seluruh komponen masyarakat lainnya, termasuk kelompok disabilitas.

“Saya turut berduka untuk teman kita yang di sana. Saudara kita yang di NTT, juga ada yang disabilitas, menghadapi musibah. Karena musibah itu ya dari Yang Maha Kuasa, mudah-mudahan dibalik musibah ini ada hikmahnya. Keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan harta yang sudah hilang digantikan oleh Allah SWT,” kata Nedi.

Pentingnya fasilitas publik ramah disabilitas

Sebagaimana Hana, Nedi juga merupakan pengguna kursi roda. Isu keterbatasan infrastruktur pendukung bagi penyandang disabilitas terus menjadi fokus perhatiannya. 

Nedi berharap momentum HUT ke-81 RI dapat mendorong percepatan pembenahan fasilitas publik yang lebih ramah bagi komunitasnya.

“Harapannya semakin ramah terhadap disabilitas,” kata Nedi. 

“Setiap gedung, enggak hanya di Jakarta, tapi di Indonesia. Setiap ada (pengguna) kursi roda itu, lebih (mudah) akses terhadap disabilitas," sambungnya.

Di sisi lain, partisipasi dalam Merdeka Run 2026 memberikan kebanggaan tersendiri bagi Nedi, terlebih karena ia berkesempatan bertemu langsung untuk kedua kalinya dengan Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir.

“Suatu kebanggaan, perjuangan yang luar biasa untuk menuju ke sini. Saya ketemu dua kali dengan Pak Erick Thohir, saya sangat bangga,” katanya.

Rasa bangga serupa diutarakan oleh Winny (26), peserta asal Cikarang, Jawa Barat. Ia merasa bersyukur dapat terlibat langsung dalam Merdeka Run di Jakarta dan bangga bisa berlari sejajar dengan peserta lainnya tanpa sekat.

Mengamini harapan Hana dan Nedi, Winny menyampaikan aspirasinya untuk Indonesia di usia yang ke-81 tahun ini. “Semoga lapangan pekerjaan bagi disabilitas bisa diperluas,” harapnya.

Gen Z Takeaway

Merdeka Run 2026 menunjukkan bahwa makna kemerdekaan hari ini bukan cuma soal seremoni, tapi tentang ruang yang setara, akses publik yang inklusif, dan solidaritas antarsesama. Partisipasi lebih dari 10 ribu orang, termasuk penyandang disabilitas, menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan makin relevan ketika semua warga punya kesempatan yang sama untuk berpartisipasi, berkarya, dan saling menguatkan.

Merdeka Run 2026 HUT ke-81 HUT ke-81 RI HUT RI ke-81 HUT Kemerdekaan Disabilitas Penyandang Disabilitas

Infografis

Terkini