Muktamar NU Ramai Dibekali Program Presiden Prabowo, dari IFP hingga Becak Listrik

Penulis: Dhea Vallerina Riyon
Editor: Anri Syaiful
Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:08 WIB
Muktamar NU Ramai Dibekali Program Presiden Prabowo, dari IFP hingga Becak Listrik
Presiden Prabowo Subianto menghadiri pembukaan Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Jombang, Jawa Timur, Kamis (27/08/2026). [Timpres]

astakom.com, Jakarta — Kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto dalam pembukaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Kamis (27/08/2026), ikut mendapat respons positif dari sejumlah peserta.

Tak cuma soal kehadiran Presiden, perhatian peserta juga tertuju pada sejumlah program dan bantuan yang disampaikan dalam rangkaian kegiatan tersebut. Mulai dari rencana pengadaan Interactive Flat Panel (IFP) atau papan interaktif digital hingga keberadaan becak listrik yang dimanfaatkan untuk mendukung mobilitas peserta Muktamar.

Melansir dari keterangan resmi yang astakom.com terima Jumat, (28/08/2026), salah satu peserta Muktamar, Nabila, menilai dukungan pemerintah terhadap NU perlu diarahkan pada program yang benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat.

Menurut Nabila, berbagai kebijakan pemerintah idealnya tidak berhenti pada seremoni, tetapi ikut mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Seperti tadi Pak Presiden menjanjikan IFP (Interactive Flat Panel/Papan Interaktif Digital) itu satu hal. Kabar gembira, tetapi yang paling penting adalah kesejahteraan bagi rakyat,” ujar Nabila usai acara pembukaan Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, pada Kamis (27/08/2026).

Becak listrik bantu mobilitas

Nabila juga menyoroti keberadaan becak listrik yang menurutnya memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Ia mengaku baru mengetahui bahwa becak yang berada di sekitar rumahnya merupakan bagian dari bantuan Presiden.

“Tadi kami baru tahu, ternyata becak yang berada di depan rumah kami itu dari Presiden dan itu sangat membantu untuk mobilitas. Terima kasih, Pak Presiden,” katanya.

Bantuan tersebut dinilai memberi kemudahan untuk aktivitas mobilitas sehari-hari, terutama bagi masyarakat yang menggunakan layanan transportasi tersebut.

NU-Pemerintah diminta bersinergi

Respons positif juga disampaikan peserta lainnya, Robiyah. Ia berharap hubungan antara NU dan pemerintah terus berjalan beriringan dengan kolaborasi yang konstruktif.

Menurutnya, sinergi antara kedua pihak penting untuk mendukung kehidupan masyarakat Indonesia, termasuk dalam aspek kebangsaan dan keagamaan.

“NU dan pemerintah harus bersinergi, menjadikan warga Indonesia umat beragama yang lebih baik,” ucapnya.

Sementara itu, peserta Muktamar lainnya, Yusuf, memberikan penilaian positif terhadap pelaksanaan kegiatan sekaligus kehadiran Presiden Prabowo dalam agenda tersebut.

“Alhamdulillah sangat memuaskan, mendukung dan berjalan dengan lancar,” pungkas Yusuf.

Yusuf menilai rangkaian kegiatan Muktamar ke-35 NU berjalan dengan baik. Ia juga menyambut dukungan serta kehadiran Presiden Prabowo dalam agenda tersebut. (deA/aNs)

Gen Z Takeaway

Muktamar ke-35 NU bukan cuma soal agenda organisasi. Kehadiran Prabowo juga membawa sejumlah perhatian baru, mulai dari digitalisasi pendidikan lewat IFP sampai dukungan transportasi melalui becak listrik yang dirasakan langsung peserta.

Presiden Prabowo Prabowo Subianto Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) NU Nahdlatul Ulama

Infografis

Terkini