Pimpin JMC ke-13, Indonesia dan Selandia Baru Perkuat Sektor Pangan-Energi

Penulis: Nur Nadiah Islamiyah
Editor: Anri Syaiful
Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:03 WIB
Pimpin JMC ke-13, Indonesia dan Selandia Baru Perkuat Sektor Pangan-Energi
Pimpin JMC ke-13, Indonesia dan Selandia Baru Perkuat Sektor Pangan-Energi [Kemlu]

astakom.com, Jakarta – Kemitraan antara Indonesia dan Selandia Baru dipastikan bakal terus makin solid. Kedua negara sepakat buat menggenjot kerja sama di berbagai sektor prioritas yang krusial banget, terutama soal ketahanan pangan dan energi terbarukan.

Komitmen keren ini jadi salah satu isu prioritas dalam Perjumpaan ke-13 Joint Ministerial Commission (JMC) yang diketuai langsung oleh Menlu RI Sugiono bersama Menlu Selandia Baru, Winston Peters, pada Rabu silam (28/08/2026).

Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, menegaskan betapa pentingnya kolaborasi ini buat menjamin kebutuhan masyarakat luas ke depannya.

Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, menegaskan betapa pentingnya kolaborasi ini buat menjamin kebutuhan masyarakat luas ke depannya.

“Salah satu bidang yang strategis dalam hubungan Indonesia dan Selandia Baru adalah kerja sama di bidang ketahanan pangan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, anak-anak, dan generasi muda Indonesia”, ucap Menlu Sugiono dikutip oleh astakom pada Minggu, (30/08/2026).

Fokus pangan & ternak sapi

Biar gak cuma sebatas wacana, kedua Menteri langsung ngebahas langkah konkret yang real. Mulai dari ningkatin produktivitas sektor pertanian sampai pengembangan industri peternakan sapi.

Energi hijau & Sertifikasi Halal

Isu energi ramah lingkungan juga ikut masuk radar. Indonesia dan Selandia Baru sepakat buat memperkuat kapasitas energi terbarukan, khususnya fokus di sektor panas bumi (geotermal) dan tenaga surya di Indonesia.

Gak berhenti di situ, akselerasi kerja sama perdagangan juga terus digenjot. Salah satu poin pentingnya yaitu percepatan implementasi sertifikasi halal demi memudahkan ekspor-impor produk halal di kedua negara.

Peluang beasiswa makin terbuka

Buat kalian para pencari beasiswa, ada berita bagus. Di bidang pendidikan, kedua negara setuju buat makin membuka lebar peluang beasiswa bagi mahasiswa Indonesia, terutama buat jurusan-jurusan yang sejalan dengan prioritas pembangunan nasional.

Soal isu regional dan global, kedua Menteri juga saling bertukar pandangan. Indonesia dan Selandia Baru mempertegas komitmen buat menjaga stabilitas, perdamaian, dan kesejahteraan di kawasan Indo-Pasifik lewat forum-forum keren seperti ASEAN dan Pacific Islands Forum (PIF).

Pada kesempatan tersebut, Menlu Sugiono juga menyambut hangat keketuaan Selandia Baru di PIF pada tahun 2027 mendatang dan mendoakan agar gelaran tersebut berjalan smooth dan sukses besar.

Menuju 70 tahun hubungan diplomasi

Sebagai informasi, JMC ini memang forum penting banget buat meninjau perkembangan hubungan bilateral sekaligus mengeksplorasi potensi kerja sama baru. Forum ini juga bertugas mengawal implementasi Rencana Aksi Kemitraan Komprehensif Indonesia–Selandia Baru periode 2025–2029.

Apalagi, pertemuan tahun ini terasa makin spesial karena menjadi bagian dari persiapan menyambut 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia–Selandia Baru pada tahun 2028 nanti.

Sebagai hasil akhir perjumpaan, kedua negara resmi mengeluarkan Joint Statement berisi kesepahaman bersama buat memperkokoh dan menindaklanjuti berbagai persetujuan kerja sama bilateral ke depan. (nAD/aNs)

Gen Z Takeaway

Kemitraan RI-Selandia Baru ini membawa angin segar, terutama buat anak muda! Mulai dari peluang beasiswa pendidikan yang makin terbuka lebar, transisi ke energi hijau (geotermal & surya) yang ramah lingkungan, sampai jaminan ketahanan pangan dan kemudahan produk halal. Ini sinyal positif kalau kolaborasi global masa kini makin relevan dengan kebutuhan generasi mendatang!

Indonesia- Selandia Baru Selandia Baru Menlu Selandia Baru Menlu Sugiono

Infografis

Terkini