Apple Buka Akses Siri AI Lewat iOS 27 Public Beta, Hadirkan Asisten yang Lebih Personal

Pewarta: Dhea Vallerina Riyon
Editor: Anri Syaiful
Rabu, 15 Juli 2026 | 23:01 WIB
Apple Buka Akses Siri AI Lewat iOS 27 Public Beta, Hadirkan Asisten yang Lebih Personal
Apple Buka Akses Siri AI Lewat iOS 27 Public Beta, Hadirkan Asisten yang Lebih Personal [Apple]

astakom.com, TechnoApple resmi membuka akses Siri AI kepada pengguna umum melalui iOS 27 Public Beta, menandai pertama kalinya asisten virtual berbasis kecerdasan buatan (AI) tersebut tersedia secara luas di luar kalangan pengembang. Langkah ini menjadi tahap penting sebelum peluncuran resminya pada musim gugur tahun ini sekaligus menjadi pengujian terbesar Apple terhadap Siri generasi terbaru.

Melansir TechCrunch, public beta tersebut membuka kesempatan bagi pengguna untuk mencoba Siri AI lebih awal sebelum dirilis secara luas. Dengan sekitar 2,5 miliar perangkat Apple aktif di seluruh dunia, meski hanya sebagian pengguna yang memasang versi beta, Apple tetap berpeluang memperoleh masukan dalam skala besar untuk menyempurnakan kemampuan Siri AI.

Sebelumnya, Apple memperkenalkan Siri AI dalam ajang Worldwide Developers Conference (WWDC) 2026 sebagai bagian dari pengembangan Apple Intelligence. Pembaruan ini menghadirkan Siri dengan kemampuan memahami konteks pengguna, merespons isi layar, hingga menjalankan berbagai tindakan lintas aplikasi, sekaligus memperkuat posisi Apple dalam persaingan teknologi AI generatif.

Siri AI Kini lebih personal dan memahami konteks pengguna

Dalam pengumuman resminya, Apple menyatakan "Siri becomes more natural, more contextually aware, and more personal," yang dapat diterjemahkan sebagai "Siri menjadi lebih natural, lebih memahami konteks, dan lebih personal."

Kemampuan tersebut memungkinkan Siri memahami informasi yang diizinkan pengguna di perangkat, seperti email, foto, pesan, hingga kalender. Siri juga dapat mengenali konten yang sedang ditampilkan di layar (on-screen awareness) serta menggabungkannya dengan pengetahuan umum untuk memberikan jawaban yang lebih relevan.

Melansir TechCrunch, pembaruan ini membuat Siri tidak lagi sekadar menjalankan perintah suara, tetapi juga mampu membantu berbagai aktivitas sehari-hari, seperti mencari foto tertentu, merangkum percakapan grup, menambahkan jadwal dari pesan ke kalender, hingga menjawab pertanyaan yang sebelumnya mengharuskan pengguna melakukan pencarian di internet.

Terintegrasi di seluruh ekosistem Apple

Apple juga memperluas integrasi Siri AI ke seluruh ekosistem produknya, termasuk iPhone, iPad, Mac, Apple Watch, CarPlay, AirPods, Apple TV, dan Vision Pro.

Pengguna tetap dapat mengakses Siri melalui perintah suara "Hey Siri", tombol samping perangkat, maupun Dynamic Island. Selain itu, Siri AI kini terintegrasi dengan Spotlight Search, sehingga mampu membantu pengguna menemukan informasi maupun menjawab berbagai pertanyaan langsung dari sistem operasi.

TechCrunch melaporkan bahwa Apple untuk pertama kalinya juga menghadirkan Siri sebagai aplikasi mandiri. Menurut media tersebut, pendekatan ini memberikan pengalaman yang lebih akrab bagi pengguna chatbot AI modern seperti ChatGPT maupun Gemini, meski Siri tetap dapat diakses secara langsung melalui berbagai fitur bawaan sistem operasi.

Ditenagai Apple intelligence dengan privasi sebagai prioritas

Di balik pembaruan tersebut, Siri AI ditenagai oleh Apple Intelligence yang memadukan Foundation Models yang berjalan langsung di perangkat (on-device) dengan Private Cloud Compute untuk menangani permintaan yang membutuhkan komputasi lebih besar.

Apple menjelaskan bahwa Foundation Models dikembangkan khusus untuk Apple Silicon. Sementara itu, proses pengembangannya memanfaatkan teknik distillation menggunakan model Gemini milik Google untuk menghasilkan model yang lebih ringkas dan efisien, tanpa menjadikan Gemini sebagai model utama Siri.

Terkait perlindungan data, Apple menyatakan, "Private Cloud Compute memperluas perlindungan privasi dan keamanan iPhone hingga ke komputasi awan." Dikutip dari laman resminya.

Dalam pengujian awal terhadap versi developer beta, TechCrunch menilai Siri AI mampu menjalankan berbagai tugas dasar dengan lebih baik, seperti menemukan foto tertentu, merangkum percakapan grup, menambahkan jadwal dari pesan teks ke kalender, hingga mengenali informasi nutrisi dari objek yang ditampilkan melalui kamera.

Meski demikian, TechCrunch juga mencatat Siri AI masih sesekali mengalami kesalahan selama masa pengujian. Dalam salah satu pengalamannya, ketika diminta mencari berita terbaru mengenai Iran, Siri justru menampilkan hasil pencarian kontak dengan nama yang serupa.

Meski masih dalam tahap beta, TechCrunch menilai integrasi Siri AI langsung ke dalam sistem operasi berpotensi menjadikannya bagian yang semakin penting dalam aktivitas digital sehari-hari karena pengguna tidak perlu membuka aplikasi khusus untuk mengaksesnya.

Apple mengingatkan bahwa iOS 27 Public Beta masih merupakan perangkat lunak uji coba. Oleh karena itu, pengguna disarankan mempertimbangkan potensi kendala sebelum memasangnya, terutama jika perangkat digunakan untuk aktivitas yang membutuhkan stabilitas sistem. Apple diperkirakan akan merilis versi final iOS 27 beserta Siri AI secara luas pada September 2026. (deA/aNs)

Gen Z Takeaway

Buat Gen Z yang sudah akrab dengan AI, kehadiran Siri AI menandai perubahan besar dalam cara berinteraksi dengan perangkat Apple. Asisten virtual ini tak lagi sekadar menjawab perintah suara, tetapi mulai mampu memahami konteks, membantu mengelola aktivitas harian, hingga memberikan jawaban yang lebih relevan langsung dari ekosistem perangkat. Meski begitu, karena masih berstatus public beta, pengguna tetap perlu bijak mencoba fitur baru sambil menunggu versi final yang lebih stabil.

Kecerdasan Buatan AI asisten virtual Apple Siri

Infografis

Terkini