Makin Canggih! Meta Kenalin Muse Image, AI Baru Buat Bikin dan Edit Gambar

Pewarta: Dhea Vallerina Riyon
Editor: Anri Syaiful
Rabu, 8 Juli 2026 | 12:10 WIB
Makin Canggih! Meta Kenalin Muse Image, AI Baru Buat Bikin dan Edit Gambar
Makin Canggih! Meta Kenalin Muse Image, AI Baru Buat Bikin dan Edit Gambar [Ilustrasi/Joeyhan]

astakom.com, Techno - Persaingan AI generatif makin ramai. Kali ini, Meta resmi memperkenalkan Muse Image, model AI terbaru yang dirancang untuk membuat sekaligus mengedit gambar hanya lewat perintah teks maupun foto.

Melansir keterangan resmi Meta pada Selasa (08/07/2026), Muse Image merupakan model pembuat gambar pertama yang dikembangkan oleh Meta Superintelligence Labs. Teknologi ini dirancang untuk membantu pengguna menghasilkan visual, memahami instruksi yang lebih kompleks, hingga melakukan pengeditan gambar tanpa harus memulai proses dari awal.

Kehadiran Muse Image juga menjadi bagian dari langkah Meta memperluas kemampuan AI generatif di ekosistemnya. Nantinya, fitur ini akan tersedia secara bertahap di berbagai layanan Meta, termasuk Instagram, WhatsApp, Facebook, Messenger, hingga platform periklanan Meta.

Muse image diklaim lebih ‘paham’ sebelum bikin gambar

Meta menyebut Muse Image tidak langsung membuat gambar setelah menerima perintah. Model AI ini lebih dulu memahami konteks dan maksud dari prompt yang diberikan pengguna.

"Muse Image doesn't just build an image; it thinks through your prompt first," tulis Meta dalam keterangan resminya.

Menurut Meta, proses tersebut memungkinkan AI menyusun komposisi gambar, memahami konteks, mencari informasi pendukung bila diperlukan, hingga menggabungkan beberapa referensi visual agar hasil akhirnya lebih sesuai dengan permintaan pengguna.

Muse Image juga dikembangkan bersama model bahasa Muse Spark, sehingga mampu menangani instruksi yang lebih panjang dan kompleks dibanding pendekatan AI pembuat gambar pada umumnya.

Bukan cuma bikin gambar, edit foto juga bisa

Muse Image tak hanya berfungsi sebagai generator gambar, tetapi juga dibekali berbagai fitur pengeditan.

Pengguna dapat menghapus objek dari foto, mengganti latar belakang, mengubah gaya visual, membuat infografik dengan teks yang tetap terbaca, hingga menghasilkan kode QR yang masih bisa dipindai.

Jika hasilnya belum sesuai, pengguna cukup memberi coretan atau catatan langsung pada gambar melalui fitur markup. Setelah itu, Meta AI akan memperbarui hasil gambar berdasarkan arahan tersebut tanpa harus membuat ulang dari awal.

Meta juga menghadirkan lebih dari 30 efek AI baru untuk Instagram Stories. Selain itu, pengguna dapat memanfaatkan foto publik dari akun Instagram sebagai referensi visual melalui fitur @mention, dengan tetap memberikan kontrol kepada pemilik akun atas penggunaan kontennya.

Siap hadir di Instagram, WhatsApp, hingga muse video

Meta menyebut peluncuran Muse Image baru menjadi langkah awal dalam pengembangan AI generatif mereka.

"Images are just the beginning. With Muse Video already in development, Meta is building entirely new ways for you to bring your ideas to life," tulis Meta.

Ke depan, Muse Image akan diluncurkan secara bertahap di lebih banyak negara dan diperluas ke Facebook, Messenger, serta layanan Meta Advantage+ untuk kebutuhan bisnis dan periklanan.

Meta juga menyatakan bahwa penggunaan dasar Muse Image melalui Meta AI akan tersedia secara gratis, sementara batas penggunaan yang lebih tinggi akan menjadi bagian dari layanan berlangganan Meta. (deA/aNs)

Gen Z Takeaway

Spill-nya, Meta nggak cuma nambah AI pembuat gambar, tapi juga ingin bikin proses bikin konten jadi lebih praktis. Nantinya, pengguna bisa membuat ilustrasi, mengedit foto, hingga menyiapkan konten untuk Instagram atau WhatsApp langsung lewat Meta AI tanpa perlu berpindah aplikasi.

AI Meta Meta techno Techno Muse Image AI Generatif

Infografis

Terkini