Spill Makna Logo Harkitnas 2026, Simbol Kebangkitan Digital Indonesia
astakom.com, Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) resmi menetapkan tema Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 tahun 2026, yakni “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara." Tema tersebut tertuang dalam Surat Menteri Komunikasi dan Digital Nomor B-418/M.KOMDIGI/HM.04.01/05/2026 tertanggal 15 Mei 2026 yang ditandatangani Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Viada Hafid.
Dalam pedoman resmi Harkitnas 2026, disebutkan bahwa tema tersebut dipilih agar membawa nilai semangat dan kekuatan untuk bangkit menuju masa depan Indonesia yang kuat. Peringatan Harkitnas tahun ini juga dimaknai sebagai momentum untuk memperkuat semangat kebangsaan dan persatuan nasional dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Selain tema nasional, logo resmi Harkitnas 2026 turut menjadi bagian dari pedoman peringatan yang digunakan sebagai identitas visual dalam pelaksanaan kegiatan resmi, publikasi, dan dokumentasi di seluruh instansi terkait.
Kedaulatan digital disorot
Dalam pedoman resmi Harkitnas 2026, disebutkan bahwa dalam konteks kekinian tantangan bangsa berkaitan dengan perkembangan transformasi digital dan penguatan kedaulatan informasi. Hal ini menjadi bagian dari relevansi pelaksanaan Harkitnas dalam menghadapi perkembangan zaman.
Pemerintah juga menegaskan bahwa logo Harkitnas 2026 merefleksikan semangat gotong royong dan optimisme seluruh elemen masyarakat dalam membangun Indonesia yang lebih kuat, adil, dan sejahtera, serta semangat kebersamaan untuk bergerak bersama menghadapi tantangan zaman.
Semangat Boedi Oetomo
Pedoman Harkitnas 2026 juga menyinggung kembali sejarah lahirnya Boedi Oetomo pada 1908 sebagai tonggak awal kesadaran nasional bangsa Indonesia, di mana perjuangan berkembang melalui organisasi dan pemikiran kebangsaan.
Melalui peringatan Harkitnas tahun ini, pemerintah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menumbuhkan semangat kebangkitan nasional melalui persatuan, solidaritas, dan kontribusi bagi kemajuan bangsa.
Upacara digelar serentak
Upacara Hari Kebangkitan Nasional 2026 dijadwalkan berlangsung serentak pada Rabu, 20 Mei 2026 di seluruh instansi pemerintah, lembaga pendidikan, kantor swasta, hingga kantor perwakilan Indonesia di luar negeri. Susunan upacara meliputi pengibaran bendera Merah Putih, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan Pancasila, Pembukaan UUD 1945, pidato Menteri Komunikasi dan Digital, hingga doa bersama.
Selain upacara bendera, pemerintah juga menggelar ziarah ke Taman Makam Pahlawan serta penghormatan khusus di makam dr. Wahidin Soediro Hoesodo di Yogyakarta dan makam Dr. Soetomo di Surabaya sebagai bagian dari rangkaian peringatan Harkitnas 2026.
Dilansir dari astakom.com pada Senin, (18/05/2026) beberapa hari lagi segenap elemen bangsa Indonesia bersiap menyambut Hari Kebangkitan Nasional ke-118 yang diperingati setiap tanggal 20 Mei. Berkaitan dengan peringatan tersebut, Kementerian Komunikasi dan Digital RI telah merilis pedoman resmi Harkitnas 2026 melalui Surat Edaran Nomor B-418/M.KOMDIGI/HM.04.01/05/2026 yang diterbitkan pada 15 Mei 2026 lalu. (deA/aNs)













