Rencana Menu 'Custom' Makan Bergizi Gratis: Asyik, Siswa Bisa Request Sesuai Selera!

Pewarta: Alfian Tegar
Editor: AR Purba
Senin, 11 Mei 2026 | 21:35 WIB
Rencana Menu 'Custom' Makan Bergizi Gratis: Asyik, Siswa Bisa Request Sesuai Selera!
Ilustrasi Makan Bergizi Gratis yang sedang disantap oleh para siswa (astakom/str-Ahmad Khusaini)

astakom.com, JakartaBadan Gizi Nasional (BGN) lagi cooking something big buat mastiin program Makan Bergizi Gratis (MBG) nggak cuma sehat, tapi juga approved sama selera lidah pelajar.

Kepala BGN, Dadan Hindayana, nge-spill kalau nantinya para siswa penerima manfaat punya privilege buat ngusulin menu favorit mereka lewat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah masing-masing.

“Nanti ditampung oleh SPPG yang menyalurkan. Biasanya mereka akan menulis apa yang diinginkan dan pihak SPPG nanti wajib bertanya, menurut apa yang mereka inginkan,” ungkap Dadan saat setelah meresmikan SPPG di Citaringgul, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Senin (11/5/2026).

Langkah ini diambil biar programnya nggak clueless sama preferensi di lapangan. Dadan ngejelasin kalau evaluasi bakal dilakuin secara berkala, mulai dari hal detail kayak tekstur nasi sampai jenis lauk yang paling sering di- pick sama siswa.

Beras yang disukai siswa juga didata

Nggak cuma soal lauk, BGN bahkan sampai memetakan selera siswa terhadap jenis beras yang digunakan. Attention to detail ini tujuannya satu, mastiin nggak ada makanan yang kebuang sia-sia alias zero food waste.

“Berapa persen anak yang suka beras pera, biar pihak SPPG nanti tahu,” ujarnya.

Menurut Dadan, antusiasme sejauh ini beneran peak, bahkan ada perubahan habit positif di mana banyak siswa yang tadinya "musuhan" sama hijau-hijauan, sekarang mulai enjoy makan sayur setiap hari.

“Bahkan, ada beberapa yang tidak suka sayur jadi suka sayur, saya kira ini tren yang bagus,” ungkap Dadan.

28.390 SPPG tersebar di Indonesia

Secara coverage, infrastruktur program ini ternyata sudah cukup massive. Saat ini, tercatat ada 28.390 SPPG yang tersebar di seluruh Indonesia buat melayani sekitar 62 juta penerima manfaat.

Angka yang mind-blowing ini jadi tantangan tersendiri buat BGN dalam menjaga konsistensi gizi dan rasa di setiap porsi yang dibagikan.

“Alhamdulillah, hari ini kita meresmikan SPPG di Citaringgul dan SPPG ke-14 yang ada di Kecamatan Babakan Madang,” tutur Dadan.

Dadan juga mantau langsung gimana makanan dikirim dari SPPG ke sekolah-sekolah. Meski sementara masih pakai kendaraan buat titik tertentu, distribusi akhirnya diterusin pakai gerobak buat area yang jaraknya low-effort atau dekat.(aLf/aRsp)

Gen Z Takeaway

Program MBG mulai nunjukin kalau makan bergizi nggak harus terasa “dipaksa”. Dengan siswa bisa ngusulin menu favorit, program ini jadi lebih relate sama selera mereka sekaligus bantu ngurangin food waste. Menariknya, kebiasaan makan sehat juga mulai kebentuk, termasuk anak-anak yang tadinya nggak suka sayur jadi lebih terbiasa makan sayur tiap hari.

Badan Gizi Nasional BGN Kepala BGN Dadan Hindayana MBG Program MBG

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB