5 Tahun Sempat Terpisah, Kehadiran Jembatan Garuda Hubungkan Kembali 3 Desa di Sukoharjo

Pewarta: Alfian Tegar
Editor: AR Purba
Kamis, 23 April 2026 | 21:30 WIB
5 Tahun Sempat Terpisah, Kehadiran Jembatan Garuda Hubungkan Kembali 3 Desa di Sukoharjo
Jembatan Perintis Garuda (Ilustrasi Dok. Korem 081)

astakom.com, Jakarta — Sebanyak tiga desa di Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, sudah lima tahun lamanya terpisah dengan akses yang jauh untuk saling terhubung.

Permasalahan itu kemudian diberikan solusi konkret dengan inisiasi Presiden Prabowo Subianto, dengan dibangunnya Jembatan Perintis Garuda yang akhirnya menghubungkan 3 desa tersebut.

Jembatan Perintis Garuda ini telah menghubungkan Dukuh Tanjung Sari Desa Tangkisan, Dukuh Sari Mulyo Desa Majasto, dan Dukuh Tambak Rejo Desa Tambak Boyo.

Sekretaris Desa Tangkisan, Haryono, mengatakan warga telah lama menantikan pembangunan jembatan tersebut. Menurutnya, akses antarwilayah telah terputus lebih dari lima tahun. “Kita sudah menanti untuk itu,” ujar Haryono, di lokasi, melansir media nasional, Kamis (23/4/2026).

Mobilitas warga sulit sebelum adanya jembatan

Haryono mengungkapkan, kondisi sebelum adanya jembatan sangat menyulitkan mobilitas warga setempat.

“Kita mau ke Pasar Tublik kita harus memutar dulu. Kita bisa menghabiskan waktu paling tidak 30 menit untuk kita berkomunikasi ke Dukuh Tambak Rejo dan Desa Tambak Boyo,” ungkap Haryono.

Keberadaan jembatan ini tidak hanya penting untuk mobilitas umum, tetapi juga krusial bagi sektor pertanian, pendidikan, dan hubungan sosial masyarakat.

Jembatan terbukti bantu mobilitas warga

Haryono menjelaskan, banyak warga yang memiliki lahan pertanian di desa seberang, sehingga kehadiran jembatan sangat mempermudah aktivitas petani, khususnya dari Dukuh Tambak Rejo, Desa Tambak Boyo.

Selain itu, akses pendidikan juga menjadi lebih mudah karena banyak pelajar yang bersekolah di SMP Tawang Sari.

“Memang benar-benar dibutuhkan untuk akses pendidikan. Terus untuk berkomunikasi bersilaturahmi dari Tanjung Sari ke Tambak Rejo juga berkurang karena harus memutar sekitar 30 menit dengan jarak kurang lebih 7 km,” jelas Haryono.

Ucap terima kasih warga ke Presiden Prabowo

Ia pun menyampaikan rasa syukur dan berterima kasih atas pembangunan jembatan tersebut kepada Presiden Prabowo.

“Alhamdulillah kami sangat senang sekali. Kami ucapkan banyak terima kasih atas bantuan dari Bapak Presiden Prabowo Subianto yang telah berkenan membantu kami,” tuturnya.

Dengan hadirnya jembatan, warga kini merasakan perubahan signifikan dalam aktivitas sehari-hari.

Tak hanya mempermudah mobilitas warga, tetapi juga mendorong aktivitas ekonomi, memperlancar akses pendidikan, serta mempererat kembali hubungan sosial antarwilayah yang selama ini terhambat.(aLf/aRsp)

Gen Z Takeaway

Pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang diinisiasi Prabowo Subianto jadi solusi buat problem akses desa yang bikin tiga wilayah terisolasi lima tahun. Dengan konektivitas pulih, mobilitas warga lebih efisien, ekonomi dan pertanian terdorong, akses pendidikan lebih mudah, dan relasi sosial kembali tersambung.

Presiden Prabowo Prabowo Subianto Jembatan Gantung Garuda Jembatan Perintis Pembangunan Jembatan

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB