Ketum Wanita Tani HKTI: Peran Penting Wanita Jaga Ketahanan Pangan Nasional

Pewarta: Alfian Tegar
Editor: AR Purba
Selasa, 21 April 2026 | 19:18 WIB
Ketum Wanita Tani HKTI:  Peran Penting Wanita Jaga Ketahanan Pangan Nasional
Ketua Umum DPN Wanita Tani Indonesia (WTI) HKTI, Anita Ariyani (Dok. Gerindra)

astakom.com, Jakarta — Dalam kegiatan pelantikan kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (DPD HKTI) Provinsi Jambi, Selasa (21/4/2026), Ketua Umum DPN Wanita Tani Indonesia (WTI) HKTI, Anita Ariyani menekankan peran strategis perempuan dalam sektor pertanian.

“Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, sektor pertanian masih menyerap sekitar 28–30% tenaga kerja nasional, dan perempuan yang tergabung dalam Wanita Tani HKTI mengambil peran signifikan di dalamnya, baik dalam produksi, pengolahan, hingga distribusi pangan,” ujar Anita, dalam keterangannya dalam rilis yang diterima redaksi astakom.com, Selasa (21/4/2026).

Anita mengapresiasi terselenggaranya kegiatan pelantikan tersebut, dan menilai momen ini memperkuat peran organisasi perempuan tani di daerah.

Program P2L menjangkau ribuan WTI

Selain itu, Anita mengatakan pemerintah saat ini terus mendorong berbagai program strategis untuk memperkuat ketahanan pangan nasional, termasuk program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) yang telah menjangkau ribuan kelompok Wanita Tani di seluruh Indonesia.

“Program ini bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan pangan rumah tangga, memperbaiki gizi keluarga, sekaligus menambah pendapatan masyarakat,” katanya.

Kebutuhan pangan bergizi meningkat

Dalam konteks program prioritas nasional, Anita juga menyoroti meningkatnya kebutuhan pangan sehat dan bergizi.

“Dalam mendukung program prioritas nasional seperti Makan Bergizi Gratis, kebutuhan akan bahan pangan yang sehat, bergizi, dan berkelanjutan menjadi semakin tinggi. Di sinilah Wanita Tani HKTI memiliki posisi strategis sebagai produsen pangan lokal yang mampu menjawab kebutuhan tersebut,” tegas Anita.

“Kita juga perlu memperkuat kolaborasi antara pemerintah, organisasi HKTI, dan masyarakat untuk menciptakan ekosistem pertanian yang inklusif, produktif, dan berkelanjutan,” tutur Anita.

HKTI dan WTI sebagai mitra strategis pemerintah

Sementara itu, Gubernur Jambi, Al Haris, mengapresiasi keberadaan HKTI dan Wanita Tani, sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan sektor pertanian, guna mewujudkan swasembada pangan, ketahanan pangan, dan kedaulatan pangan daerah dan nasional, dan secara bersamaan turut meningkatkan kesejahteraan petani.

"Kepada jajaran HKTI Provinsi Jambi yang baru dilantik hendaknya berkerja dengan penuh semangat dan maksimal, agar hasil pertanian serta ketahanan pangan di Provinsi Jambi bisa terpenuhi," ujar Al Haris.(Usm/aLf/aRsp)

Gen Z Takeaway

Perempuan di sektor pertanian punya peran kunci, bukan sekadar pelengkap. Lewat HKTI dan program P2L, Wanita Tani berkontribusi dari produksi hingga distribusi pangan sekaligus memperkuat ekonomi rumah tangga. Di tengah kebutuhan pangan sehat yang meningkat, kolaborasi pemerintah dan masyarakat jadi penting agar sektor ini tetap kuat dan berkelanjutan.

Wanita Tani Indonesia Himpunan Kerukunan Tani Indonesia Ketua Umum Wanita Tani HKTI Anita Aryani

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB