Antusias! Punya Potensi Pesisir, Pemda Padang Pariaman Ajukan Perluasan Kampung Nelayan ke KKP
astakom.com, Jakarta — Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman kembali mengusulkan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), menyusul keberhasilan program serupa yang telah berjalan di Nagari Ketaping, Kecamatan Batang Anai.
Usulan tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Rahmat Hidayat kepada Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Lotharia Latif pada Senin (13/4/2026), bersamaan dengan penyerahan proposal resmi dari pemerintah daerah.
“Padang Pariaman sangat siap untuk menjadi bagian dari penguatan Kampung Nelayan Merah Putih. Kita punya potensi, data, dan semangat masyarakat pesisir yang tinggi. Tinggal bagaimana kita dorong dengan dukungan pusat,” ujar Rahmat dikutip dari media pada Selasa (14/4/2026).
Empat Wilayah Diusulkan Masuk Program
Dalam proposal tersebut, Pemkab Padang Pariaman mengajukan empat nagari sebagai calon lokasi pengembangan, yakni Nagari Seulayat, Nagari Tapakih, Nagari Pilubang, serta Nagari Koto Tinggi Kuranji Hilir.
Rahmat menjelaskan, kesiapan daerah didukung sejumlah indikator, mulai dari ketersediaan lahan, keberadaan koperasi desa, kelompok usaha bersama (KUB), kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan), hingga produksi perikanan dan akses pasar.
Ajukan Bantuan Kapal Tangkap
Selain pengembangan kawasan, pemerintah daerah juga mengusulkan bantuan armada penangkapan ikan kepada KKP.
Rinciannya meliputi dua paket kapal purse seine berkapasitas 30 GT dan satu paket kapal purse seine 50 GT lengkap dengan alat tangkap.
Menurut Rahmat, modernisasi armada menjadi kebutuhan mendesak bagi nelayan di daerahnya, terutama karena keterbatasan kemampuan anggaran daerah.
“Dengan dukungan kapal dan alat tangkap yang memadai, produktivitas nelayan akan meningkat signifikan. Ini berdampak langsung pada ekonomi masyarakat pesisir,” katanya dikutip dari media pada Selasa (14/4/2026).
Program KNMP Jadi Fokus Penguatan Kampung Nelayan
Program Kampung Nelayan Merah Putih merupakan salah satu inisiatif Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui pembangunan kawasan yang terintegrasi.
Mengacu pada informasi resmi KKP, program ini tidak hanya mencakup pembangunan infrastruktur, tetapi juga penguatan kelembagaan nelayan, termasuk koperasi dan kelompok usaha, serta peningkatan produktivitas sektor perikanan.
Program tersebut ditujukan untuk mendorong kampung nelayan menjadi lebih mandiri dan memiliki daya saing, baik dari sisi produksi maupun akses pasar.
Usulan Daerah Masih Tahap Pengajuan
Hingga saat ini, usulan dari Pemkab Padang Pariaman masih berada pada tahap pengajuan kepada KKP dan belum masuk tahap penetapan lokasi pembangunan.
Pengajuan ini menjadi bagian dari upaya daerah untuk memperluas manfaat program yang sebelumnya telah dijalankan di wilayah mereka.













