Senin, 16 Mar 2026
Senin, 16 Maret 2026

Jelang Libur Lebaran IHSG Bergerak Fluktuatif, Investor Pilih ‘Wait and See’

astakom.com, Jakarta – Menjelang libur panjang hari raya keagamaan Idulfitri 2026 atau 1447 Hijriyah, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di level 6.976,29, turun -160,93 sebanyak 2,25% per hari ini (16/3/3036) pukul 09.05 WIB.

IHSG diproyeksikan masih volatility atau bakal menunjukkan pergerakan yang bergejolak atau tidak stabil dalam sepekan kedepan.

Apalagi dampak dari perang Iran dan Israel yang sampai saat ini masih bersitegang. Akibatnya investor diperkirakan masih akan wait and see menjelang libur panjang hari keagamaan Nyepi dan Idulfitri.

Diketahui, pergerakan IHSG di penutupan akhir pekan lalu ditutup melemah sebanyak 3,05 persen ke level 7.132. Banyak faktor yang membuat perdagangan di pasar saham bergerak tidak stabil salah satunya soal opsi pelebaran defisit APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) akibat lonjakan harga minyak global.

Terpengaruh opsi pelebaran defisit APBN

Hal ini dikatakan oleh oleh Phintraco Sekuritas yang berpendapat bahwa opsi pelebaran defisit APBN di atas 3 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) imbas lonjakan harga minyak menjadi hal diwaspadai dan jadi perhatian serius investor.

Tidak dapat dipungkiri bahwa pelebaran defisit berpotensi memicu persoalan fiskal.

“Investor sangat menantikan kebijakan apa yang akan ditempuh oleh pemerintah untuk menghadapi kenaikan harga minyak mentah,” kata analis Phintraco Sekuritas dikutip Senin (16/3/2026)

Sikap investor “wait and see”

Bahkan IHSG diprediksi akan berada di level psikologis 7.000, dengan respons investor pasar cenderung berhati-hati dan berprinsip wait and see.

“Menjelang libur panjang, investor akan cenderung bersikap wait and see. Secara teknikal, diperkirakan IHSG berpotensi menguji level psikologis 7.000,” jelasnya.

Pada pertengahan minggu ini, rencananya Bank Indonesia (BI) juga akan menggelar Rapat Dewan Gubernur (RDG) untuk menentukan suku bunga BI Rate. Bank sentral diekspektasikan menahan BI Rate di level 4,75 persen.

Presiden prefer buat lakuin efisiensi

Menanggapi soal defisit APBN, Presiden Prabowo mengatakan prefer buat melakukan penghematan dan efisiensi anggaran daripada memperlebar defisit APBN.

Prabowo menilai pemerintah masih punya ruang buat melakukan perketatan anggaran dan efisiensi. Lantaran saat ini pemerintah masih menghadapi masalah kebocoran dan inefisiensi anggaran.

Gen Z Takeaway
Menjelang libur Nyepi dan Idulfitri, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka turun ke 6.976 dan diprediksi masih bakal volatile minggu ini. Sentimen global kayak konflik Iran–Israel plus isu pelebaran APBN bikin investor milih wait and see dulu. Di sisi lain, Prabowo Subianto lebih prefer efisiensi anggaran daripada nambah defisit.

Feed Update

Fresh Grad Merapat! Kemhan Bakal Rekrut 30 Ribu Sarjana untuk 80 Ribu Kopdes Merah Putih

astakom.com, Jakarta - Untuk mengelola Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes), Kementerian Pertahanan (Kemhan) akan merekrut 30 ribu sarjana penggerak pembangunan Indonesia (SPPI). Diketahui 80 ribu...

UMKM Happy! MBG Bikin Toko Kue Ngawi Banjir Order, Ciptakan Lapangan Kerja

astakom.com, Jakarta - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) gagasan Presiden RI Prabowo Subianto membawa berkah bagi dapur produksi kue basah milik Putri Lestari, pelaku...

MBG Dongkrak Ekonomi UMKM, Produksi Keripik Tempe Ngawi Meningkat

astakom.com, Jakarta - Program gagasan Presiden Prabowo Subianto yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG) terbukti memberi manfaat bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM)...

Jelang Lebaran Daging Sapi Tembus Rp110 Ribu per kg, Pemerintah Tegur Distributor

astakom.com, Jakarta - Menjelang lebaran, pemerintah terus mengawasi dan memperketat harga pangan, termasuk daging sapi. Mendengar ada laporan kenaikan harga daging sapi karkas jadi...

Petani Pasuruan Happy! Pupuk Murah Kini Tersedia di Kopdes

astakom.com, Jakarta - Pupuk dengan harga murah kini bisa dibeli dengan mudah oleh Petani di Desa Gejugjati, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Sebab...

Setahun Danantara, Prabowo Bangga: Return on Asset Melonjak 300%

astakom.com, Jakarta - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), sukses bikin Presiden Prabowo bangga atas pencapaiannya dalam satu tahun terakhir. Dalam laporan peningkatan...