IHSG Menguat di Akhir Pekan, Naik 0,14%! Short Selling BEI Mulai Gaspol
IHSG dibuka naik 0,14% ke 6.018 setelah tiga hari melemah. Sejumlah sektor menguat, sementara BEI mulai aktifkan short selling terbatas.
IHSG dibuka naik 0,14% ke 6.018 setelah tiga hari melemah. Sejumlah sektor menguat, sementara BEI mulai aktifkan short selling terbatas.
IHSG menguat 1,01% ke 6.686, didukung mayoritas sektor hijau. Transaksi bursa tembus Rp15,5 triliun dengan POLA jadi top gainer.
IHSG dibuka menguat 0,39%, sementara Wall Street melemah akibat lonjakan harga minyak dan yield obligasi yang bikin pasar kembali volatile.
IHSG rebound ke zona hijau dan sempat tembus 6.410 di awal perdagangan. Sektor teknologi, properti, dan energi menguat.
IHSG menguat ke 6.242 di awal pekan dengan mayoritas saham dan sektor menghijau. Bursa Asia bergerak mixed di tengah sentimen global dan risiko inflasi.
IHSG dibuka menguat dan sempat naik hampir 1% di awal pekan. Bursa Asia juga kompak hijau didorong sentimen positif dari minyak, AI, dan semikonduktor.
IHSG turun 2,71% di tengah tekanan mayoritas sektor, sementara bursa Asia mixed. Wall Street tetap strong usai cetak rekor baru.
Jelang libur 1 Muharam, IHSG melesat 3,45% ke level 6.214,91. Mayoritas saham hijau, sementara rupiah ikut menguat ke Rp17.778.
IHSG anjlok 2,86% ke level 6.969 dipicu sentimen global. Meski market volatile, jumlah investor saham RI justru naik tembus 26 juta SID.
IHSG melemah dan mayoritas saham turun. Bursa Asia bergerak variatif, sementara Wall Street kompak melemah akibat sentimen global.