IHSG Melesat, Bursa Asia Kompak Rebound di Awal Pekan Ini
IHSG dibuka menguat dan sempat naik hampir 1% di awal pekan. Bursa Asia juga kompak hijau didorong sentimen positif dari minyak, AI, dan semikonduktor.
IHSG dibuka menguat dan sempat naik hampir 1% di awal pekan. Bursa Asia juga kompak hijau didorong sentimen positif dari minyak, AI, dan semikonduktor.
IHSG turun 2,71% di tengah tekanan mayoritas sektor, sementara bursa Asia mixed. Wall Street tetap strong usai cetak rekor baru.
IHSG rebound 7,38% dalam sepekan ke 6.007,65 usai sempat turun, didorong aktivitas pasar meningkat dan investor asing mulai kembali masuk.
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengunjungi Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta, Selasa (19/5).
IHSG anjlok 3,6% usai saham jumbo RI dicoret MSCI dan FTSE. Foreign investor ramai jual saham, tapi status emerging market Indonesia masih aman.
IHSG anjlok 2,86% ke level 6.969 dipicu sentimen global. Meski market volatile, jumlah investor saham RI justru naik tembus 26 juta SID.
IHSG mulai rebound di tengah ketidakpastian global. Investor retail makin ramai masuk pasar saham, jumlah SID bahkan sudah tembus 26 juta.
IHSG melemah dipicu tekanan pasar & aksi jual investor, Tapi, beberapa sektor masih bertahan di zona hijau. Di sisi lain, sentimen MSCI bayangi pergerakan pasar
IHSG ditutup melemah ke level 7.623,59 diikuti sama enam indeks sektoral yang merah. Sementara itu, Wall Street justru bullish.
IHSG merah di awal pekan, kebawa sentimen geopolitik AS–Iran. Bursa global ikut melemah, market lagi risk-off. Investor khawatir soal isu Selat Hormuz.