astakom.com, Jakarta — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi kalimantan Timur, telah melayani sedikitnya sebanyak 11.570 peserta didik mencakup jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD)/taman-kanak (TK) hingga sekolah menengah atas (SMA).
“Program MBG diharapkan mampu meningkatkan imunitas, sehingga pelajar dapat belajar dalam kondisi sehat,” ujar Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Penajam Paser Utara Andi Singkerru, Selasa (10/2/2026).
Andi juga mengatakan keamanan pangan dan kandungan gizi menjadi perhatian utama, agar program MBG benar-benar bermanfaat bagi kesehatan peserta didik dan tidak menimbulkan risiko.
Target sebanyak 24 dapur SPPG
Agar seluruh peserta didik di empat kecamatan di Kabupaten Penajem Paser Utara mendapat pelayanan MBG dibutuhkan 24 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur penyedia menu MG.
Hingga kini baru sembilan SPPG yang beroperasi dari target 24 dapur penyedia menu MBG, jelas dia, pemerintah kabupaten terus mendorong optimalisasi layanan seiring pelaksanaan Program MBG.
“Sembilan SPPG yang beroperasi itu melayani sekitar 11.570 peserta didik sebagai penerima manfaat MBG,” ujar Andi.
Rincian penerima manfaat MBG
Total sebanyak 57 PAUD/TK, 108 sekolah dasar (SD), dan 36 sekolah menengah pertama (SMP) menjadi lembaga penerima manfaat.
Lembaga penerima manfaat tersebut belum mencakup SMA/sekolah menengah kejuruan (SMK), kata dia, serta semoga di bawah naungan Kantor Kementerian Agama (Kemenag).
Pemerintah kabupaten juga berencana menjangkau penerima manfaat program MBG di wilayah pesisir dan daerah terpencil melalui SPPG Satelit, serta menambah target penerima manfaat kelompok 3B (ibu hamil, ibu menyusui, dan balita), demikian Andi Singkerru.

