Wah! BPSDM Komdigi–Pemkot Jambi Gaspol Kembangkan SDM Digital
astakom.com, Jakarta — Upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) digital di daerah terus digeber. Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi resmi menggandeng Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Komunikasi dan Digital (BPSDM Komdigi) dalam kerja sama strategis pengembangan kapasitas SDM digital yang menyasar berbagai lapisan masyarakat.
Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan antara Wali Kota Jambi Maulana dan Kepala BPSDM Komdigi Bonifasius Wahyu Pudjianto di Gedung Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Jakarta.
Kolaborasi ini menjadi bagian dari langkah konkret Pemkot Jambi untuk mempercepat transformasi digital daerah, sekaligus menyiapkan talenta yang adaptif di era teknologi.
Fokus talenta digital, bukan sekadar seremonial
Lewat kerja sama ini, Pemkot Jambi dan Komdigi sepakat mendorong pengembangan SDM unggul di bidang komunikasi, teknologi informasi, dan digital.
Program yang disiapkan tidak hanya menyasar Aparatur Sipil Negara (ASN), tetapi juga mahasiswa, generasi muda, pelaku UMKM, hingga masyarakat umum. Fokus utamanya adalah mencetak talenta digital yang siap pakai dan relevan dengan kebutuhan zaman.
Selain pelatihan dan peningkatan kapasitas, ruang lingkup kerja sama juga mencakup penguatan literasi digital serta pengembangan kepemimpinan talenta digital. Dengan begitu, transformasi digital tidak hanya berhenti di sistem, tetapi juga menyentuh manusianya.
Digitalisasi turun ke akar rumput
Pemkot Jambi menilai kerja sama ini sebagai langkah strategis agar digitalisasi tidak eksklusif di lingkup pemerintahan. Penguatan SDM digital hingga ke lapisan masyarakat diharapkan mampu membuka peluang ekonomi baru, khususnya bagi pelaku UMKM yang kini dituntut semakin adaptif terhadap teknologi.
Di sisi lain, BPSDM Komdigi menyatakan komitmennya untuk terus memperluas kolaborasi dengan daerah dalam pengembangan talenta digital nasional. Jambi pun diproyeksikan menjadi salah satu daerah yang aktif mendorong lahirnya SDM digital berdaya saing dan berkelanjutan.













