OTT di Madiun: KPK Amankan 15 Orang Termasuk Wali Kota Madiun, Ini Profilnya

Editor: Alfian Tegar
Selasa, 20 Januari 2026 | 11:20 WIB
OTT di Madiun: KPK Amankan 15 Orang Termasuk Wali Kota Madiun, Ini Profilnya
Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (astakom/KPK)

astakom.com, JakartaKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan uang tunai bernilai ratusan juta rupiah dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Wali Kota Madiun, Maidi, bersama 14 orang lainnya kemarin (19/1/2026).

“Selain itu tim juga mengamankan barang bukti dalam bentuk uang tunai senilai ratusan juta rupiah,” kata juru bicara KPK Budi Prasetyo saat dikonfirmasi, Senin (19/1/2026).

Budi menjelaskan bahwa 9 dari total 15 orang yang diamankan, termasuk Maidi, akan dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Profil Wali Kota Madiun

Maidi bersama pasangannya yang kini menjabat sebagai Wakil Wali Kota Madiun, Bagus F Panuntun, berhasil meraih kemenangan dalam pilkada serentak yang dihelat pada November 2024.

Mereka mengalahkan dua pasangan calon lainnya, Bonie Laksmana-Bagus Rizki dan Inda Raya-Aldi.

Berdasarkan hasil rapat pleno terbuka rekapitulasi penghitungan suara tingkat Kota Madiun, pasangan Maidi-Panuntun memperoleh suara terbanyak, yaitu 65.583 atau 56 persen.

Pasangan calon nomor urut tiga, Bonie Laksmana-Bagus Rizki, meraih 45.923 suara atau 39,2 persen, sedangkan pasangan nomor urut satu, Inda Raya-Aldi, hanya mendapatkan 5.522 suara atau 4,7 persen.

Maidi-Panuntun berhasil menang di tiga kecamatan yang ada di Kota Pecel. Dalam pilkada serentak 2024, pasangan Maidi-Panuntun didukung 11 partai politik yaitu PSI, Nasdem, Partai Demokrat, Gerindra, PKB, PKS, PAN, Prima, Gelora, PBB, dan PPP.

Karir sebelum berpolitik

Sebelum terjun ke dunia politik, Maidi adalah seorang guru geografi di SMAN 1 Kota Madiun pada tahun 1989 hingga awal 2000-an.

Kemudian, ia menjabat sebagai Kepala Sekolah SMAN 2 Kota Madiun dan terus menanjak dalam kariernya.

Pada tahun yang sama, Maidi ditunjuk sebagai Kepala Tata Usaha Dinas Pendidikan, dan setahun kemudian menjadi Penjabat Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Madiun.

Maidi melanjutkan kariernya sebagai Kepala Dinas Pendapatan Daerah pada tahun 2005, dan setahun setelahnya kembali ditunjuk sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Madiun.

Berkat prestasinya yang gemilang, pada tahun 2009 ia dilantik sebagai Sekretaris Daerah Kota Madiun.

Setelah sembilan tahun menjabat, Maidi mencoba peruntungan dalam politik dengan maju pada pilkada 2018, di mana ia berhasil menang bersama Inda Raya.

Lima tahun kemudian, Maidi kembali maju sebagai calon wali kota Madiun dalam pilkada serentak 2024, dan berpasangan dengan pengusaha muda Bagus Panuntun.

Gen Z Takeaway
OTT KPK terhadap Wali Kota Madiun Maidi menegaskan bahwa jabatan, rekam jejak panjang, dan kemenangan politik besar tidak kebal hukum. Kasus ini jadi pengingat bahwa integritas tetap syarat utama kepemimpinan, apalagi di tengah publik yang makin kritis terhadap akuntabilitas pejabat publik saat ini secara luas.

Jubir KPK Komisi Pemberantasan Korupsi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) KPK operasi tangkap tangan OTT OTT KPK OTT KPK di Madiun Profil Wali Kota Madiun Wali Kota Madiun

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB