Akhirnya! Ditemukan Usai 10 Hari Pencarian: Pelatih Valencia di Perairan Labuan Bajo
Reporter: Dhea
Astakom.com, Jakarta - Nenasuki pencarian di hari ke-10, pelatih sepak bola asal Spanyol yang terafiliasi dengan Valencia CF, Fernando Martin Carreras, akhirnya ditemukan dalam kondisi mengapung di tengah perairan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.
Kabar ini sekaligus mengakhiri penantian panjang keluarga dan tim pencari sejak insiden kapal wisata tenggelam akhir Desember lalu.
Ditemukan di kawasan Taman Nasional Komodo
Jenazah Fernando ditemukan oleh tim SAR gabungan pada Minggu, 4 Januari 2026, sekitar pukul 08.47 WITA. Lokasi penemuan berada di perairan antara Pulau Seraya dan Pulau Rinca, kawasan Taman Nasional Komodo, dengan jarak sekitar 1,3 mil laut atau kurang lebih 2 kilometer dari titik tenggelamnya kapal di Selat Pulau Padar.
Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman, memastikan identitas jenazah tersebut merupakan Fernando Martín Carreras. Identifikasi dilakukan berdasarkan prosedur resmi, termasuk kecocokan data dan ciri korban.
“Memang betul, itu adalah salah satu korban kapal tenggelam KM Putri Sakinah 2 yang terjadi pada 26 Desember 2025. Dari hasil identifikasi, korban atas nama Martín Carreras Fernando, laki-laki, usia 44 tahun,” ujar Fathur Rahman dalam keterangan resminya.
Liburan keluarga yang berakhir tragis
Peristiwa ini bermula pada 26 Desember 2025, saat Fernando tengah menghabiskan liburan akhir tahun bersama istri dan anak-anaknya di Labuan Bajo. Mereka menaiki kapal pinisi KM Putri Sakinah 2 untuk berwisata laut mengelilingi kawasan Komodo, destinasi yang dikenal populer di kalangan wisatawan mancanegara.
Namun di tengah perjalanan, kapal mengalami insiden di laut akibat kondisi cuaca dan arus yang tidak bersahabat, hingga akhirnya tenggelam. Sejumlah penumpang berhasil dievakuasi, sementara Fernando dan anak-anaknya dilaporkan hilang dan langsung masuk dalam daftar pencarian.
Dua anak masih hilang, pencarian terus dilanjutkan
Meski Fernando telah ditemukan, dua anaknya masih belum ditemukan hingga saat ini. Tim SAR gabungan melanjutkan operasi pencarian dengan menyisir perairan sekitar lokasi kejadian menggunakan kapal pencari, penyelam, serta alat pendeteksi bawah laut.
Menurut Fathur Rahman, proses pencarian menghadapi tantangan besar akibat arus laut yang kuat dan kondisi perairan yang dinamis di kawasan tersebut. Meski begitu, tim SAR memastikan pencarian tetap dilakukan secara maksimal dengan mengutamakan keselamatan personel.
Kabar meninggalnya Fernando langsung menyebar luas dan mendapat perhatian publik, termasuk dari komunitas sepak bola internasional. Sosoknya dikenal sebagai pelatih yang aktif dan tengah menikmati waktu bersama keluarga sebelum tragedi ini terjadi.













