Aksi Brimob Bersihkan Sekolah Pascabanjir di Aceh Tamiang, Guru: Ini Sangat Membantu
astakom.com, Jakarta — Para personel Brimob dari Polda Aceh membersihkan sejumlah sekolah yang terdampak banjir bandang di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, salah satunya SMP Swasta Islam Yayasan Maarif Tamiang, Kuala Simpang.
Komandan Tim Brimob I, Briptu Kamal, menargetkan sekolah tersebut dapat segera bersih agar proses belajar mengajar bisa kembali dilaksanakan secepatnya.
“Target pertama kami adalah membersihkan kelas-kelas, ruang guru, tata usaha, dan ruangan lainnya. Setelah itu, baru kami membersihkan bagian luar sebagai tahap finishing,” kata Kamal saat ditemui di lokasi, Senin (22/12/2025).
Ia menjelaskan, lumpur dengan kondisi cukup parah terdapat di ruang guru, tata usaha, dan beberapa ruang kelas.
Guru-guru bersyukur ada yang bantu
Pihak sekolah tersebut bersyukur dan menyampaikan apresiasi kepada tim Brimob yang telah membantu membersihkan sekolah dari lumpur sisa banjir bandang yang terjadi pada akhir November lalu.
Kepala Sekolah SMP Swasta Islam Yayasan Ma’arif Kuala Simpang, Aceh Tamiang, Ernaningsih, mengatakan pihak sekolah belum sempat melakukan pembersihan karena hampir seluruh guru dan karyawan juga menjadi korban banjir di rumah masing-masing.
“Sekolah belum sempat dibersihkan karena semua guru terkena dampak banjir. Jadi memang belum sempat. Rencananya baru besok, hari Selasa. Tapi hari ini ada bantuan dari Brimob Kelapa Dua. Ada sekitar 15 sampai 25 orang yang datang membantu,” ujarnya saat ditemui di sekolah, Senin (22/12/2025).
Ernaningsih juga mengakui, bantuan logistik dari pemerintah sudah diterima para guru. Namun, pihak sekolah masih sangat membutuhkan relawan untuk membersihkan lumpur di lingkungan sekolah.
Sekolah lain yang sudah dibersihkan
Selain SMP Swasta Islam Kuala Simpang, tim Brimob juga sebelumnya telah membersihkan sekolah lain yang terdampak banjir, seperti SD Negeri 1 Karang Baru, Aceh Tamiang.
“Jumlah personel kami cukup banyak, tetapi dibagi ke beberapa tim untuk sejumlah titik, seperti Masjid Syuhada, SD Negeri 1 Karang Baru Aceh Tamiang, jembatan, pembuatan sumur bor, serta lokasi-lokasi lainnya,” ujar Kamal kembali.
“Kami akan berupaya secepat mungkin. Harapannya tetap semangat, ikhlas, dan bersabar dalam menghadapi cobaan ini bersama-sama. Kami berharap sekolah segera bersih sehingga adik-adik bisa kembali masuk sekolah, belajar, dan beraktivitas seperti sedia kala,” tutup Kamal.













