Mengemuka ke Publik, Salah Tangkap Pelaku Pembunuhan Bayi di Blora?
Reporter : Nur Nadiah
astakom.com , - Blora - Isu penemuan orok di Kawasan Hutan Jawa, Desa Semanggi Kecamatan Jepon Blora mendadak jadi perbincangan hangat akibat munculnya indikasi keliru dalam prosedur penahanan seorang remaja perempuan berinisial AT.
Penyelidikan ini berawal dari peristiwa pembuangan anak yang terjadi pada April 2025 silam dan kini berbuntut panjang pada investigasi serius mengenai dugaan salah tangkap oleh aparat kepolisian setempat.
Saat ditemui di Balai Desa pada Kamis (18/12/2025), Kasno selaku Kepala Desa Semanggi menegaskan bahwa identitas asli jabang bayi tersebut desanya yang terlibat dalam skandal tersebut.
"Saya enggak tahu itu bayinya siapa dan itu niatnya bagaimana, saya enggak tahu. Intinya itu bukan warga kami yang mempunyai bayi tersebut," ucap dia saat ditemui wartawan di Balai Desa Semanggi, Kamis (18/12/2025).
Namun pihak desa dan bidan setempat tidak menemukan adanya kecurigaan atau Riwayat kehamilan yang janggal pada warganya pasca insiden pembuangan bayi itu terungkap.
Polda Jateng Mulai Tracking Soal Salah Tangkap
Pihak Propam Polda Jawa Tengah kini tengah melakukan tracking mendalam terkait aduan malaprosedur hukum yang menimpa AT. Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto, menjelaskan di Semarang Selasa 16/12/2025.
"Dan saat ini Paminal Polda Jawa Tengah sudah melakukan proses penyelidikan," Ucap Artanto di Kapolda
Kasus ini telah menjadi perhatian khusus jajaran petinggi kepolisian daerah agar transparansi tetap terjaga.
Baik pihak pelapor maupun penyidik dari Polres Blora bakal dipanggil untuk dimintai keterangan lebih lanjut guna memperjelas status hukum AT.
Latar Belakang Misteri Bayi Hutan Jawa
Tragedi ini bermula Ketika sesosok bayi laki laki ditemukan terlantar di area perhutanan wilayah Jepon, Blora pada April 2025.
Sejak penemuan tersebut, pihak kepolisian terus berupaya mencari pelaku pembuangan hingga akhirnya mengamankan AT yang dituding sebagai sosok yang bertanggung jawab.
Namun, penangkapan ini menuai protes dugaan salah tangkap karena bukti bukti yang mengarah pada remaja tersebut dianggap lemah.
Kondisi Bayi yang Dibuang
Kondisi bayi itu sendiri saat ini dikabarkan dalam keadaan sehat dan telah mendapatkan orang tua asuh melalui proses adopsi resmi.Sementara itu, publik masih menunggu hasil pemeriksaan dari polda jateng untuk memastikan apakah remaja AT beneran terlibat atau justru menjadi korban salah sasaran dari penyelidikan kasus tersebut. (naD/ aSP)
Gen Z Takeaway
Vibes hukum di Blora lagi tegang banget karena muncul dugaan salah tangkap terhadap remaja berinisial AT dalam kasus pembuangan bayi April lalu! Meski Kades Semanggi udah confirm kalau pelakunya bukan warga desanya, AT sempat terseret sebelum akhirnya Propam Polda Jateng turun tangan buat deep dive lewat penyelidikan Paminal. Sekarang semua pihak lagi menunggu hasil investigasi biar clear siapa yang beneran bersalah dan memastikan keadilan buat AT tetap on track.













