Dianggap Sukses dalam Transformasi Layanan Publik Berbasis Digital, Menkomdigi Raih Penghargaan OPSI KIPP 2025

Editor: AR Purba
Senin, 15 Desember 2025 | 14:23 WIB
Dianggap Sukses dalam Transformasi Layanan Publik Berbasis Digital, Menkomdigi Raih Penghargaan OPSI KIPP 2025
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid, saat memberikan sambutan dalam penganugerahan Kompetisi TIK Nasional bagi Penyandang Disabilitas , di Jakarta, Jumat (22/8). [Sumber: Humas Komdigi]

Reporter: Dhea

Astakom.com, Jakarta - Komitmen Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) dalam menghadirkan layanan publik yang cepat, transparan, dan terintegrasi akhirnya berbuah pengakuan nasional. Upaya tersebut mengantarkan Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid meraih penghargaan Outstanding Public Service Innovations (OPSI) KIPP 2025.

Penghargaan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) ini diberikan atas kontribusi Kemkomdigi dalam mendorong transformasi layanan publik berbasis digital.

Fokusnya bukan sekadar teknologi, tapi bagaimana layanan pemerintah bisa lebih ringkas, nyambung, dan mudah diaksses masyarakat.

Mal Pelayanan Publik jadi simpul layanan terintegrasi

Salah satu langkah yang dinilai signifikan adalah penguatan Mal Pelayanan Publik (MPP) sebagai pusat integrasi layanan lintas kementerian, lembaga, hingga pemerintah daerah. Melalui MPP, berbagai layanan strategis dipadukan dalam satu ekosistem pelayanan.

Meutya Hafid mengatakan, penguatan Mal Pelayanan Publik menunjukkan kemajuan nyata dalam cara pemerintah melayani masyarakat.

“Penguatan Mal Pelayanan Publik terus menunjukkan kemajuan nyata dalam menghadirkan layanan pemerintah yang lebih ringkas, transparan, dan terintegrasi, sejalan dengan arah GovTech nasional dan reformasi pelayanan publik lintas kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah,” ujar Meutya.

Menurutnya, MPP kini menjadi wadah integrasi berbagai layanan penting, mulai dari layanan kesehatan, perizinan, hingga administrasi kependudukan, yang dirancang agar lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Talenta digital disiapkan, layanan publik makin sat-set

Tak hanya itu, Kemkomdigi juga mendorong penguatan Digitalent Mobile sebagai platform pembelajaran talenta digital berbasis gawai. Langkah ini dinilai penting untuk menyiapkan sumber daya manusia yang siap menghadapi transformasi layanan publik.

“Inisiatif ini memperkuat kesiapan SDM digital aparatur dan masyarakat, sebagai fondasi utama keberhasilan transformasi layanan publik, termasuk di Mal Pelayanan Publik,” lanjut Meutya.

Penghargaan OPSI KIPP 2025 diterima Meutya Hafid di Kantor KemenPANRB, Senin (15/12/2025).

Ia pun menyampaikan apresiasi atas penghargaan tersebut dan menegaskan komitmen Kemkomdigi untuk terus gaspol menghadirkan layanan publik digital yang terintegrasi dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Gen Z Takeaway
MPP dan layanan publik digital nunjukin kalau urusan pemerintah sekarang nggak harus ribet. Satu ekosistem, proses lebih ringkas, dan makin nyambung. Intinya, negara mulai sat-set berbenah—bukan cuma digital, tapi juga lebih relevan buat generasi sekarang.

Kebakaran Hutan dan Lahan Kemkomdigi Menkomdigi Meutya Hafid MPP OPSI KIPP Teknologi

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB