X Makin Ketat ke Akun Gratisan, Salah Ngegas Dikira Spam dan Bisa Kena Lock
astakom.com, Jakarta - Pengguna gratis di platform X sekarang nggak bisa lagi posting sesuka hati. Platform media sosial milik Elon Musk itu resmi memperketat aturan untuk akun non-verifikasi atau akun tanpa centang biru dengan sederet batas aktivitas harian yang jauh lebih kecil dibanding sebelumnya.
Berdasarkan penelusuran astakom.com pada Selasa, (18/05/2026), akun gratis kini hanya diperbolehkan membuat maksimal 50 posting orisinal dan 200 balasan per hari. Angka itu turun drastis dibanding aturan sebelumnya yang masih memungkinkan pengguna membuat hingga 2.400 posting dalam sehari.
Yang bikin ramai, sistem baru X juga memakai pembatasan berbasis interval waktu. Jadi meski belum menyentuh limit harian, akun tetap bisa dikunci sementara jika terlalu aktif dalam waktu singkat. Pengguna yang terkena limit bakal menerima pesan error dan diminta menunggu reset sistem atau beralih ke layanan X Premium.
Limit posting kini jauh lebih ketat
Aturan baru X tidak cuma memangkas jumlah posting harian, tetapi juga membatasi aktivitas pengguna berdasarkan periode waktu tertentu. Artinya, akun bisa langsung terkena temporary lock apabila terlalu aktif dalam satu interval meski kuota harian belum habis.
Dilansir dari media teknologi Engadget, perubahan ini disebut menjadi salah satu pengetatan terbesar sejak Twitter berubah menjadi X di bawah kepemimpinan Elon Musk.
Sistem juga akan memunculkan pesan error ketika pengguna melewati batas aktivitas tertentu. Setelah itu, akun harus menunggu reset sistem atau menggunakan layanan berbayar X Premium agar mendapat limit yang lebih longgar.
Dalam pembaruan Help Center resminya, X menyebut kebijakan tersebut diterapkan demi menjaga stabilitas platform serta mengurangi potensi gangguan server dan error di layanan mereka.
DM dan follow ikut kena batas
Pembatasan terbaru ternyata ikut menyasar fitur komunikasi dasar di platform X. Berdasarkan laporan Business Standard, akun gratis kini hanya diperbolehkan mengirim maksimal 500 Direct Message (DM) per hari.
Tak cuma itu, pengguna non-premium juga dibatasi hanya bisa mengikuti 400 akun per hari. X bahkan mulai mengunci rasio akun setelah pengguna mengikuti lebih dari 5.000 akun secara total.
Pengetatan juga berlaku untuk pengaturan akun. Pengguna gratis hanya diizinkan mengganti alamat e-mail maksimal empat kali dalam satu jam sebagai bagian dari technical limits terbaru platform tersebut.
Media luar negeri Men’s Journal melaporkan kebijakan ini menjadi bagian dari langkah X memperketat aktivitas akun non-verifikasi dalam beberapa bulan terakhir.
X premium jadi jalan keluar
Di tengah pembatasan baru ini, X tetap menawarkan solusi bagi pengguna yang ingin aktivitasnya lebih bebas lewat layanan X Premium. Paket berlangganan tersebut hadir dalam beberapa tingkatan mulai dari Basic hingga Premium Plus.
Melalui laman resmi X Premium, layanan premium menawarkan sejumlah fitur tambahan seperti limit aktivitas lebih besar, monetisasi konten, prioritas visibilitas posting, hingga fitur edit unggahan.
Sejumlah media internasional seperti Medianama ikut menyoroti bahwa arah kebijakan X kini semakin fokus pada model berlangganan dibanding layanan gratis sepenuhnya.
Perubahan ini juga melanjutkan sederet kebijakan lain yang sebelumnya sudah diterapkan X, mulai dari pembatasan jumlah tweet yang bisa dibaca pengguna hingga pengetatan monetisasi untuk akun spam dan clickbait. (deA/aNs)













