Indonesia Jadi yang Pertama Roblox Kids: Sistem Akun Anak yang Disebut Sejalan dengan PP TUNAS
astakom.com, Jakarta - Platform gim online Roblox resmi mulai meluncurkan sistem akun berbasis usia untuk pengguna di bawah 16 tahun di Indonesia melalui fitur Roblox Kids dan Roblox Select. Lewat pembaruan ini, akses konten, fitur komunikasi, hingga pengalaman bermain pengguna muda akan dibatasi sesuai kelompok umur, sekaligus memberi kontrol lebih besar kepada orang tua.
Indonesia menjadi salah satu negara pertama dalam peluncuran awal sistem tersebut bersama Australia, Selandia Baru, dan Belanda. Roblox menyebut peluncuran global yang lebih luas akan dimulai pada Juni 2026.
Penerapan akun khusus pengguna anak dan remaja ini juga disebut menjadi bagian dari komitmen Roblox dalam menyesuaikan kebijakan platform terhadap regulasi perlindungan anak di Indonesia, termasuk PP TUNAS terkait tata kelola dan perlindungan anak di ruang digital.
Melalui sistem baru ini, Roblox menggabungkan verifikasi usia, pembatasan akun berbasis umur, rating konten, moderasi berkelanjutan, hingga fitur kontrol orang tua ke dalam satu kerangka perlindungan pengguna muda.
Chief Safety Officer Roblox Matt Kaufman mengatakan sistem baru tersebut dirancang agar anak-anak hanya dapat mengakses konten yang sesuai sejak pertama kali bermain di platform Roblox.
“Peluncuran Roblox Kids dan Roblox Select di Indonesia hari ini membantu memastikan anak-anak Indonesia hanya dapat mengakses konten yang sesuai untuk mereka sejak pertama kali bermain, sekaligus memberikan kontrol yang lebih luas bagi orang tua,” ujar Matt Kaufman dalam keterangan Roblox.
Verifikasi usia jadi dasar sistem
Dalam penjelasan resminya, Roblox menyebut pengguna harus melewati proses age check atau pemeriksaan usia untuk mendapatkan akses akun sesuai kelompok umur.
Verifikasi dapat dilakukan menggunakan identitas resmi pemerintah atau teknologi Facial Age Estimation melalui kamera perangkat pengguna. Roblox menyatakan gambar dan video yang digunakan dalam proses estimasi usia akan dihapus setelah pemrosesan selesai demi menjaga privasi pengguna.
Perusahaan juga menyebut teknologi estimasi usia tersebut telah diuji pihak ketiga dengan tingkat akurasi rata-rata dalam rentang 1,4 tahun untuk pengguna di bawah usia 18 tahun.
Selain itu, Roblox menjelaskan sistem akan terus memantau aktivitas akun untuk mendeteksi kemungkinan ketidaksesuaian usia pengguna dengan profil yang digunakan. Jika ditemukan perbedaan signifikan, pengguna dapat diminta melakukan verifikasi ulang.
Akun dibagi berdasarkan umur
Untuk implementasi di Indonesia, Roblox Kids diperuntukkan bagi pengguna usia 5–12 tahun. Pada akun ini, seluruh fitur komunikasi dinonaktifkan secara default dan pengguna hanya dapat memainkan gim dengan label konten “Minimal” atau “Mild” yang telah lolos proses seleksi tambahan Roblox.
Orang tua juga dapat memblokir atau mengizinkan gim tertentu sesuai kebutuhan anak. Akun Roblox Kids memiliki tampilan visual khusus dengan latar berwarna biru sebagai penanda akun anak.
Sementara Roblox Select ditujukan untuk pengguna usia 13–15 tahun. Pengguna dalam kategori ini dapat mengakses gim dengan label “Moderate” yang telah melewati evaluasi tambahan Roblox.
Fitur komunikasi di Roblox Select dapat diaktifkan, tetapi hanya dapat digunakan dengan pengguna lain yang telah mendapat persetujuan orang tua atau masuk kategori Trusted Friends.
Adapun pengguna berusia 16 tahun ke atas akan menggunakan akun Roblox reguler tanpa pembatasan tambahan untuk pengguna anak.
Kontrol orang tua diperluas
Selain pembatasan akun, Roblox juga memperluas fitur parental controls atau kontrol orang tua.
Melalui fitur tersebut, orang tua dapat mengatur akses chat, membatasi waktu bermain, memblokir atau menyetujui gim tertentu, memantau daftar teman, hingga mengatur pengeluaran akun anak di platform.
Dalam artikel resminya, Roblox menyebut akun orang tua yang terhubung memungkinkan keluarga memantau gim yang dimainkan anak, durasi bermain, hingga daftar pertemanan mereka di platform.
Roblox juga menyatakan platformnya tidak mendukung pengiriman gambar atau video melalui fitur chat. Selain itu, sistem percakapan di Roblox disebut tidak menggunakan enkripsi agar moderasi terhadap bahasa dan perilaku tidak pantas tetap dapat dilakukan.
Disebut bagian dari perlindungan anak digital
Sebelumnya, pada April 2026, Roblox diketahui bertemu Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid dan jajaran Kementerian Komdigi untuk membahas sistem pembatasan akun pengguna anak di Indonesia.
Melansir dari media pada Rabu, (120/5/2026) Matt Kaufman menyebut Indonesia termasuk negara yang berada di garis depan dalam perlindungan anak di ruang digital.
“Indonesia merupakan salah satu negara yang berada di garis depan dalam perlindungan anak, dan kami bangga dapat menghadirkan ruang digital yang positif untuk belajar, berkreasi, dan bermain bagi jutaan pemain dari komunitas Indonesia yang beragam dan penuh semangat,” katanya. (deA/aRsp)













