Harga RAM DDR5 China Mendadak Turun, Distributor Mulai Cuci Gudang?
astakom.com, Jakarta - Pasar memori China mengalami pergerakan tak biasa di tengah tingginya harga RAM global.
Distributor dilaporkan mulai melepas stok RAM DDR5 dalam jumlah besar sehingga harga di pasar retail turun cukup tajam pada akhir April 2026.
Melansir dari keterangan tertulis yang diunggah akun Instagram pada Kamis (21/05/2026), harga modul DDR5 SO-DIMM 16 GB disebut turun dari 1.759 yuan menjadi 1.159 yuan atau terkoreksi sekitar 34 persen dibanding harga sebelumnya.
Kondisi ini terjadi ketika pasar consumer PC mulai melemah, sementara stok memori yang sebelumnya diborong saat boom AI kini mulai menumpuk di distributor. Di saat bersamaan, industri teknologi juga ramai membahas teknologi efisiensi memori AI terbaru bernama “TurboQuant” dari Google.
Harga mulai turun
Penurunan harga paling terasa terjadi pada RAM DDR5 tipe SO-DIMM 16 GB yang umum digunakan pada laptop dan mini PC.
Harga modul tersebut dilaporkan turun dari 1.759 yuan menjadi 1.159 yuan dalam periode akhir April 2026. Artinya, terjadi koreksi harga sekitar 34 persen di pasar retail China.
Selain DDR5, beberapa varian DDR4 juga disebut mulai mengalami penyesuaian harga karena distributor berusaha mengurangi stok yang sebelumnya disimpan saat harga memori global sedang tinggi.
Efek boom AI
Melansir dari media techno international, lonjakan harga RAM sebelumnya memang dipicu tingginya kebutuhan AI dan data center global. Melansir media teknologi luar negeri Tom's Hardware, produsen memori seperti Samsung, SK hynix, dan Micron dalam beberapa waktu terakhir lebih memprioritaskan produksi untuk server AI dan HBM dibanding pasar consumer PC.
Sementara itu, laporan pasar dari TrendForce juga menunjukkan harga DRAM global sempat mengalami kenaikan signifikan akibat tingginya permintaan sektor AI dan keterbatasan suplai memori.
Namun kini pasar consumer mulai melambat. Vendor kecil dan pengguna PC rumahan disebut tidak lagi mampu menyerap RAM dengan harga tinggi seperti saat puncak booming AI sebelumnya.
Sorotan turboQuant
Pasar teknologi juga ramai membahas TurboQuant, teknologi kompresi memori AI yang diperkenalkan Google pada 2026. Teknologi tersebut diklaim mampu meningkatkan efisiensi penggunaan memori dalam skenario tertentu.
Meski begitu, hingga saat ini belum ada laporan resmi industri yang menyatakan TurboQuant menjadi penyebab utama turunnya harga RAM global. Teknologi tersebut lebih banyak dipandang sebagai salah satu faktor yang memengaruhi sentimen pasar memori dan efisiensi penggunaan RAM untuk kebutuhan AI.
Sejumlah laporan akademik juga menyebut efektivitas TurboQuant masih perlu diuji lebih lanjut pada berbagai jenis beban kerja AI. (deA/aNs/aRsp)













