Kronologi OTT Bupati Ardito Wijaya Terkait Dugaan Suap Proyek di Lampung Tengah

Editor: Alfian Tegar
Kamis, 11 Desember 2025 | 15:40 WIB
Kronologi OTT Bupati Ardito Wijaya Terkait Dugaan Suap Proyek di Lampung Tengah
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta. (Astakom/Andi M Ilham)

astakom.com, Jakarta — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya, beserta empat pejabat pemerintah kabupaten (Pemkab) terkait dugaan suap proyek.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan OTT ini berawal dari permintaan keterangan kepada beberapa pihak di Jakarta dan Lampung.

“Bermula dari permintaan keterangan kepada sejumlah pihak di wilayah Jakarta dan Lampung, tim kemudian melakukan kegiatan tertangkap tangan dugaan tindak pidana korupsi di wilayah Kabupaten Lampung Tengah,” ujarnya, dikutip Kamis (11/12/2025).

Dugaan suap proyek di Lampung Tengah

KPK menyebut telah melakukan gelar perkara untuk menetapkan sejumlah pihak sebagai tersangka, dan konferensi pers rencananya akan digelar pada Kamis sore.

Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto membenarkan penangkapan tersebut. Ia menyebut OTT ini berkaitan dengan dugaan suap proyek di wilayah Lampung Tengah.

Selain menangkap Ardito, penyidik juga menyita uang tunai dan emas sebagai barang bukti.

Ardito Wijaya dibawa ke Jakarta

Ardito tiba di Gedung KPK pada Rabu (10/12/2025). sekitar pukul 20.17 WIB. Ia tampak membawa koper biru dan dikawal ketat oleh penyidik serta aparat kepolisian.

Ia mengenakan kemeja hitam, jaket bermotif loreng biru, celana hitam, topi putih, serta memegang pouch di tangan kirinya.

Kepada wartawan, Ardito menyampaikan bahwa saat OTT dilakukan, ia sedang berada di rumah dan membantah kabar dirinya melarikan diri.

Ardito sempat menghadiri Hakordia sebelumnya

Sebelum diamankan KPK, Ardito sempat menghadiri acara peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) di Nuwo Balak Gunungsugih pada Selasa (9/12/2025).

Dalam acara tersebut, ia menyampaikan pesan moral agar pelayanan dilakukan dengan kerja ikhlas dan jujur.

"Tentunya, sesuatu yang baik harus dimulai dengan keikhlasan dan kejujuran dalam berkerja. Sehingga, pelayanan akan terlaksana secara maksimal," kata Ardito Wijaya.

Tidak lama setelah acara itu, beredar kabar bahwa Ardito ditangkap KPK. Dengan cepat, KPK mengonfirmasi bahwa OTT tersebut bermula dari pengumpulan keterangan di Jakarta dan Lampung, lalu dilanjutkan dengan tindakan tangkap tangan pada Rabu (10/12/2025).

Tim mengamankan lima orang di Lampung dan membawa mereka ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Gen Z Takeaway
KPK menangkap Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya dan empat pejabat terkait dugaan suap proyek, setelah menelusuri keterangan di Jakarta dan Lampung. Ardito yang sehari sebelumnya bicara soal kejujuran di acara Hakordia kini dibawa ke Jakarta bersama uang dan emas sebagai barang bukti. Kasus ini jadi pengingat bahwa komitmen antikorupsi bukan sekadar seremoni, tapi diuji lewat tindakan nyata.

Ardito Wijaya Bupati Lampung Tengah Dugaan Korupsi Dugaan Korupsi Suap Proyek Kasus Dugaan Korupsi Lampung Tengah OTT Bupati Lampung Tengah OTT KPK OTT KPK di Lampung

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB