Komnas HAM Turun Tangan, Pastikan Korban Ditangani Sesuai Prinsip HAM
Reporter: NUR NADIAH ISLAMIYAH
astakom.com, Jakarta - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Pramono Ubaid Tanthowi mengambil inisiatif untuk mendalami faktor faktor penyebab bencana banjir hidrometeorologi yang melanda Sumatera Barat, Sumatera Utara dan Aceh yang telah merenggut ratusan jiwa.
"Komnas HAM sedang melakukan pengamatan situasi untuk mendalami faktor-faktor penyebab bencana," katanya di Kota Padang, Rabu (10/12/2025).
Ia juga akan mempelajari secara mendalam dampak bencana serta langkah langkah yang diambil oleh pemerintah daerah di Sumbar dalam menanggulangi musibah ini. Tujuannya adalah memastikan setiap korban dapat ditangani dengan sebaik baiknya.
Dorongan Koreksi Kebijakan Lingkungan Jangka Panjang Selain fokus pada penanganan korban jangka pendek, Komnas HAM juga menyampaikan dorongan serius kepada pemerintah untuk melakukan koreksi terhadap kebijakan jangka panjang.
Komnas HAM mendesak agar berbagai kebijakan terkait kawasan hutan dan lingkungan ditinjau ulang. Kebijakan ini dinilai telah memberikan kontribusi langsung terhadap parahnya bencana ekologis yang berulang kali terjadi di wilayah Sumatera.
Selain itu, ia menekankan bahwa bencana yang terjadi seharusnya dijadikan momentum untuk memperkuat solidaritas sosial antar kelompok masyarakat tanpa memandang latar belakang suku, ras atau agama.
"Bencana ekologis tidak pernah memilih korban, apakah suku, ras apalagi agama tertentu. Oleh karena itu, diperlukan kontribusi semua pihak karena tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah semata," ujar Pramono Ubaid Tanthowi.
Latar Belakang Bencana dan Prinsip Penanganan HAM Bencana hidrometeorologi seperti banjir besar yang melanda 3 provinsi di Sumatera ini telah menimbulkan kerugian jiwa dan materi yang masif. Keputusan Komnas HAM untuk turun tangan mengusut sebab dan dampak bencana, serta memastikan penanganan korban sesuai prinsip HAM dilakukan sebagai tindak lanjut atas tingginya jumlah korban jiwa yang melayang.
Gen Z Takeaway Komnas HAM turun gunung ke Padang buat investigasi kenapa banjir di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh bisa separah ini sampai ratusan jiwa melayang! Komisioner Pramono Ubaid Tanthowi bilang, mereka gak cuma mau pastikan korban ditangani sesuai prinsip HAM, tapi juga mau review total kebijakan lingkungan dan kawasan hutan yang diduga jadi biang kerok bencana ekologis ini. Big deal: Bencana gak milih-milih suku atau agama, jadi harus ada solidaritas sosial all-out! (NUS/NSR)













