Tancap Gas! Prabowo Targetkan Indonesia Swasembada Ikan, Ayam dan Garam Mulai 2026

Editor: Nasuri
Senin, 8 Desember 2025 | 17:44 WIB
Tancap Gas! Prabowo Targetkan Indonesia Swasembada Ikan, Ayam dan Garam Mulai 2026
IIustrasi Swasembada Pangan (Suray/Gemini)

Reporter: Nur Nadiah Islamiyah

astakom.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulfikli Hasan menyatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan khusus untuk menggenjot program swasembada protein nasional yang meliputi ikan, ayam dan juga garam mulai tahun 2026 mendatang. Target ambisius ini menyusul keberhasilan Indonesia yang sudah berhasil mencapai kondisi nol impor untuk komoditas beras dan jagung sepanjang tahun ini pada Senin, 8/12/2025.

"Alhamdulillah tahun lalu kita impor beras 4,5 juta ton, tahun ini impornya nol. Tahun lalu produksi kita 30 juta ton, tahun ini produksi kita 34,77 juta ton. Jadi kalau tahun lalu kita impor 4,5 juta ton, tahun ini kita kelebihan stok 4,7 juta ton," Tegas Zulfikli Hasan dalam agenda Group Conference 2025 di Raffles Hotel Jakarta, Senin, 8/12/2025.

Fokus Swasembada Sektor Protein Zulfikli menyampaikan bahwa setelah sukses di sektor karbohidrat, pemerintah akan habis habisan focus pada sektor protein sesuai intruksi Presiden Prabowo.

"Tahun depan karena kita sekarang baru karbohidrat, tahun depan kita akan habis-habisan protein perintah Presiden," Ucap Zulfikli.

Strategi utamanya adalah membangun setidaknya satu fasilitas tambak di setiap kabupaten, dengan target luar biasa mencapai 20.000 hectare tambak baru di pulau jawa saja. "Di Jawa akan kita bangun 20.000 hektare tambak, 20.000 hektare. 500 Kabupaten kita akan bangun 1 tambak minimal," Sambungnya.

Strategi Pembangunan Tambak dan Kampung Nelayan Modern Pemerintah di Bawah kepemimpinan Prabowo merencanakan Langkah masif untuk memperkuat ketahanan pangan dari laut dan peternakan. Selain

"Tahun depan 2.000 kampung nelayan akan dibangun. Nelayan selama ini tidak punya daya tawar, diambil ikan kalau tidak dijual busuk. Kita akan bangun 2.000 kampung nelayan, kalau ikannya ditawar murah dia bisa simpan karena nanti ada cold storage, ada pabrik es, dan lain-lain," Ujar Zulfikli menjelaskan pentingnya fasilitas ini.

Selain perikanan, produksi ayam dan telur nasional juga akan ditingkatkan secara signifikan, disertai dengan pembangunan pabrik pabrik pakan baru untuk mendukung sektor peternakan.

Nelayan menurunkan hasil tangkapan ikan tuna sirip kuning dari atas kapal, di Pelabuhan Kelas II Teluk Bayur, Kota Padang, Sumatera Barat, Selasa (4/11).
[astakom/str-Andri Mardiansyah]
Target Garam Swasembada Dua Tahun ke Depan Tidak hanya focus pada produk protein hewani, pemerintah juga berencana meningkatkan produksi garam secara besar besaran dengan tujuan mengakhiri impor komoditas ini dalam Waktu dua tahun ke depan.

"Dua tahun lagi garam kita nggak usah impor lagi kita akan bangun besar-besaran di NTT," Jelas Zulfikli.

Komitmen untuk mencapai kedaulatan pangan ini sejalan dengan pandangan Presiden Prabowo Subianto bahwa "Kalau kita berdaulat di bidang pangan, maka sepertiga masalah-masalah kita bisa kita selesaikan. Karena yang miskin itu ya pertanian, petani. Nomor dua nelayan, nomor tiga peternak" Ucap Zulfikli.

Gen Z Takeaway Setelah sukses bikin impor beras dan jagung nol di tahun ini, Presiden Prabowo ngasih challenge baru buat 2026, Swasembada sektor protein! Strateginya gak main main... bikin 20.000 hektar tambak baru di jawa dan 2.000 kampung nelayan lengkap dengan cold storage biar gak ada lagi ikan yang busuk. Tragetnya cuma satu yaitu Indonesia gak impor ikan, ayam dan garam lagi karena kedaulatan pangan + solusi masalah kemiskinan

Diksi Gen Z Kampung Nelayan Nol Impor Prabowo Subianto Stop Impor swasembada swasembada pangan

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB