TNI Berjalan Kaki Sejauh 5 Km, Tembus Bantuan untuk 3 Desa Terdampak Banjir Sumut yang Masih Terisolasi

Editor: Odan
Kamis, 4 Desember 2025 | 16:06 WIB
TNI Berjalan Kaki Sejauh 5 Km, Tembus Bantuan untuk 3 Desa Terdampak Banjir Sumut yang Masih Terisolasi
[astakom/Puspen TNI]

Reporter: Shintya

astakom.com, Sumut- Terisolirnya sejumlah wilayah di Sumatera pasca banjir dan longsor membuat pasukan TNI AD harus berjibaku menyalurkan bantuan. Para personel berjalan kaki sejauh 5 km untuk mencapai lokasi yang terdampak.

3 Desa masih terputus akses darat

Tiga desa di Kecamatan Sitahuis, Tapanuli Tengah, yakni Desa Naga Timbul, Desa Mompang, dan Desa Mardame masih terputus akses jalannya. Sehingga bantuan harus didistribusikan secara manual.

Anggota Satgas Yonif 122/Tombak Sakti mengangkut logistik berupa 196 karung beras, 84 dus mi instan, dan 15 kotak biskuit. Selain itu, mereka juga membawa tiga goni pakaian layak pakai untuk memenuhi kebutuhan dasar warga.

Bantuan tersebut ditujukan bagi 120 warga di Desa Mardame, yang sebelumnya sama sekali belum tersentuh bantuan sejak bencana terjadi.

Dapat Apresiasi Langsung Kepala Staf TNI AD
Upaya para prajurit menembus medan sulit ini mendapat apresiasi dari Kepala Staf TNI AD, Jenderal Maruli Simanjuntak.

“Kita langsung merasakan manfaat batalion-batalion TP (Teritorial Pembangunan). Sekarang mereka banyak bergerak di daerah bencana untuk membantu masyarakat,” ujar Maruli saat diwawancarai di Posko Terpadu TNI kearin (03/12/2025).

Selain distribusi bantuan, prajurit juga dikerahkan membangun jembatan darurat guna memulihkan akses transportasi yang terputus akibat rusaknya jembatan permanen.

“Untuk jalur nanti kami sudah menyiapkan jembatan Bailey. Paling lambat hari Jumat akan berangkat delapan set,” tegas Maruli.

Ia berharap pemasangan jembatan Bailey dapat menghubungkan wilayah-wilayah kritis. Maruli memperhitungkan, proses pemasangan memakan waktu sekitar satu minggu, sehingga pada minggu kedua jembatan sudah bisa dimanfaatkan. (shnty/ aSP)

Gen Z Takeaway

Tiga desa di Tapteng masih terisolir, dan TNI AD harus jalan kaki 5 km buat menyalurkan bantuan pertama. Mereka bawa logistik dalam jumlah besar dan mendapat apresiasi dari KSAD Maruli Simanjuntak. Prajurit juga dikerahkan untuk segera membangun jembatan Bailey agar akses warga bisa pulih lebih cepat.

Banjir di Sumatera Banjir Sumatera banjir sumut Bantuan Bencana Alam Bantuan TNI Bencana Alam Daerah Terdampak Bencana

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB