Gempa Bumi Sekuat 5,0 Magnitudo Guncang Sibolga
astakom.com, Jakarta — Terjadi gempa bumi dari laut, 91 kilometer arah tenggara Nias Selatan, Sumatera Utara, semalam.
Gempa sebesar 5,0 Magnitudo bisa dirasakan guncangannya di wilayah Sibolga dan Humbang Hasundutan di daratan Sumatera Utara pada skala intensitas III MMI.
"Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M4,9," kata Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, dalam keterangan yang dibagikannya pascagempa, dikutip (3/12/2025).
Dilaporkan pusat gempa itu berada di kedalaman 33 kilometer atau termasuk gempa dangkal. Diketahui yang jadi pemicu gempa ini adalah aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia menunjam ke bawah Lempeng Eurasia.
Gempa Di Tengah Penanganan Banjir-Longsor
Gempa ini terjadi di tengah masa penanganan darurat bencana banjir bandang dan tanah longsor Sumatera. Hal ini membuat masyarakat Sibolga alami kegelisahan lagi terkait bencana alam.
Salah satu momen terlihat saat korban bencana berada di Gereja HKBP Sopo Godang Sibolga, untuk menunggu penyaluran bantuan dari Kementerian Energi, Sumber Daya Mineral (ESDM).
Tempat ini merupakan posko sekaligus pusat menyaluran bantuan dari Kementerian ESDM. Dilaporkan di lokasi terlihat masyarakat panik dan bergegas keluar dari gereja.
Kondisi sama juga terlihat di pusat pengungsian Agincourt Resources yang berada di Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumut. Ratusan pengungsi banjir bandang panik dan berhamburan keluar bangunan.
Gen Z Takeaway
Gempa M5,0 yang berpusat di laut tenggara Nias Selatan semalam terasa hingga Sibolga dan Humbang, di tengah situasi warga yang masih berjibaku dengan banjir–longsor. Menurut BMKG, gempa dangkal ini dipicu aktivitas subduksi lempeng dan sempat membuat pengungsi panik di beberapa posko. Meski kekuatannya tergolong sedang, momen ini jadi pengingat bahwa mitigasi bencana tetap krusial, apalagi saat warga masih dalam fase pemulihan.













