Danau Singkarak Kembali Jernih Usai Banjir di Sumatera, Ini Tanggapan Ahli Geologi

Editor: Alfian Tegar
Rabu, 3 Desember 2025 | 13:53 WIB
Danau Singkarak Kembali Jernih Usai Banjir di Sumatera, Ini Tanggapan Ahli Geologi
Danau Singkarak Kembali Jernih Usai Banjir di Wilayah Sumatera, Ini Tanggapan Ahli Geologi (astakom/DPMPTSPNaker Solok)

astakom.com, Jakarta — Jika sebelumnya beredar video gelondongan kayu menumpuk dan memenuhi Danau Singkarak di Sumatera Barat, saat ini dikabarkan danau tersebut kembali jernih.

Danau Singkarak tetap jernih meski kawasan di sekitarnya dilanda banjir dalam beberapa hari terakhir. Fenomena itu kembali viral di media sosial.

Seorang Ahli Geologi Sumbar, Ade Edwar, menyebutkan kondisi tersebut merupakan fenomena unik.

"Harusnya airnya keruh kan? Tapi air danau Singkarak tetap jernih karena banyak mengandung batu kapur," kata Ade kepada media, Rabu (3/12/2025).

Kandungan Kapur yang Tinggi

Ade menjelaskan kawasan di sekitar Danau Singkarak memiliki kandungan batu kapur yang tinggi. Material itu memiliki kemampuan menjernihkan air sehingga aliran sungai yang membawa air banjir ke danau sudah dalam kondisi jernih.

"Sungai-sungai yang berhulu ke Danau Singkarak membawa air yang sudah jernih sehingga danau Singkarak tetap jernih," ujar Ade.

Menurutnya, kondisi itu sudah menjadi keunggulan Danau Singkarak sejak lama. Air yang masuk ke danau berasal dari aliran sungai yang sebelumnya melewati kawasan berbatu kapur.

"Dari dulu keunggulan danau Singkarak itu adalah airnya yang selalu jernih. Ini disebabkan sungai-sungai yang berhulu ke sana sudah membawa air jernih karena batu kapur itu," jelas Ade.

Ia menambahkan, fenomena ini berbeda dengan danau lain yang tidak berada di kawasan berbatu kapur. "Jika banjir tentu airnya coklat dan keruh karena tidak ada batu kapur itu," kata Ade.

Gen Z Takeaway

Meski sempat viral dipenuhi kayu saat banjir, Danau Singkarak kini kembali jernih—dan ini bukan kebetulan. Menurut ahli geologi Sumbar Ade Edwar, kawasan berbatu kapur di sekitar danau berfungsi sebagai ‘filter alami’ yang membuat air banjir tetap masuk dalam kondisi jernih. Fenomena ini sekaligus jadi bukti uniknya karakter geologi Singkarak yang sejak dulu memang dikenal punya air super bening.

Banjir Sumatera banjir sumbar Batu Kapur Bencana Alam Bencana Banjir Danau Singkarak Sumatera Barat

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB