Sathar 72 Depohar 70 Alokasikan 200 Unit Payung LCLA untuk Airdrop Bantuan Bencana

Editor: Odan
Senin, 1 Desember 2025 | 20:44 WIB
Sathar 72 Depohar 70 Alokasikan 200 Unit Payung LCLA untuk Airdrop Bantuan Bencana

astakom.com, Bandung - Unsur kedinasan TNI masih terus mealkukan upaya mobilisasi percepatan penyaluran bantuan bagi warga terdampak bencana di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh terus dilakukan.

Seperti diketahui, hal ini slaras dengan Intri=uksi Presiden Prabowo, agar para pihak terlibat dalam aksi nyata tanggap darurat penanganan bencana banjir dan longsor yang melanda 3 Provinsi di Sumatera

Salah satunya melalui kesiapan Sathar 72 Depohar 70 yang menyiapkan 200 payung Low Cost Low Altitude (LCLA) untuk mendukung misi airdrop. Persiapan berlangsung di Hanggar Sathar 72, Margahayu, Bandung, pada akhir pekan tadi.

Komandan Sathar 72, Letkol Tek Rulli Lisdiyar, S.I.P., menjelaskan bahwa penggunaan sistem LCLA menjadi strategi efektif ketika akses darat tidak memungkinkan.

Mempermudah proses mobilisasi dan droping logistik bantuan

Melalui metode ini, paket logistik dapat langsung dijatuhkan ke area-area terisolir tanpa memerlukan landasan atau fasilitas pendukung lainnya. Ketepatan sasaran menjadi nilai utama sistem ini, sehingga bantuan penting bisa sampai lebih cepat kepada masyarakat yang membutuhkan.

Letkol Rulli menuturkan bahwa teknik airdrop berbiaya rendah tersebut memberikan dukungan signifikan bagi unsur penerbang dalam memastikan paket bantuan jatuh tepat di titik yang dituju. Keunggulan ini sangat penting dalam situasi darurat, terutama ketika waktu dan akses menjadi kendala utama.

Seluruh perangkat payung baik yang utama maupun cadangan melewati pemeriksaan menyeluruh sebelum dinyatakan siap digunakan.

Proses pengecekan mencakup evaluasi material, keutuhan tali, serta uji lipat dan penyusunan paket sistem. Tim teknisi bekerja secara sistematis sejak tahap pengemasan hingga finalisasi, memastikan setiap unit memenuhi standar keselamatan dan kesiapan operasional.

Bentuk kontribusi nyata TNI AU
Menurut Letkol Tek Rulli, kesiapan alat pemeliharaan bukan hanya urusan teknis, melainkan juga bentuk kontribusi nyata TNI AU dalam misi kemanusiaan. Ia menegaskan bahwa dukungan ini merupakan komitmen TNI AU untuk memastikan bantuan dapat menjangkau warga terdampak bencana secepat dan seaman mungkin. (Odn/ aSP)
GenZ TakeAway Dari kacamata Gen Z, langkah TNI AU lewat LCLA ini relate banget sama kebutuhan zaman sekarang: cepat, tepat, dan efisien. Dalam kondisi darurat, yang dibutuhin bukan drama tapi solusi langsung ke titik masalah.
Sistem airdrop rendah biaya kayak gini tuh literally “no excuses mode”: akses darat putus? Ya sudah, tetap turun dari langit. Ini vibe problem-solver yang kita butuhkan, apalagi ketika bencana makin sering muncul.

Buat Gen Z, transparansi proses teknis dan ketelitian pengecekan alat juga penting, karena kepercayaan publik itu dibangun dari kerja nyata, bukan sekadar narasi. TNI AU nunjukin kalau teknologi dan empati bisa jalan bareng, dan itu baru namanya pelayanan publik yang on point.

Banjir di Sumatera Banjir Sumatera bantuan korban banjir Komandan Sathar 72 Letkol Tek Rulli Lisdiyar Low Cost Low Altitude (LCLA) Sathar 72 Depohar 70 TNI AU

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB